LANGIT7.ID, Palembang - Anggota DPRD Kota Palembang, Sumatera Selatan, Muhammad Arfani, mendorong pemerintah kota (Pemkot) setempat untuk mengembangkan potensi wisata religius secara serius.
Arfani menilai Sumsel memiliki banyak potensi wisata religius yang berpotensi bisa meningkatkan jumlah wisatawan Nusantara (winus) dan wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke daerah tersebut.
Baca juga: DPR Dorong Pemanfaatan Potensi Geothermal untuk Pariwisata"Sebagai kota yang dikenal sebagai pusat Kerajaan Sriwijaya dan Kesultanan Palembang Darussalam, ada peninggalan yang bisa dikemas menjadi wisata sejarah dan religius unggulan," kata Muhammad Arfani di Palembang, Sabtu (11/12).
Salah satu objek wisata religi yang akhir-akhir ini menarik perhatian cukup banyak wisatawan ialah museum Alquran Al-Akbar. Setiap harinya, museum milik sebuah yayasan pondok pesantren di kawasan Kecamatan Gandus ini dikunjungi ratusan wisatawan dari berbagai daerah, bahkan sebelum pandemi Covid-19 pengunjungnya banyak dari luar negeri.
"Dengan peminat wisata religi tersebut cukup banyak, pengembangannya memiliki prospek yang cukup bagus untuk menarik wisatawan sebanyak-banyaknya. Hal itu juga dapat membangkitkan ekonomi masyarakat," ungkap Arfani.
Baca juga: Pemuda Desa Sulap Tempat Sampah Jadi Tempat WisataUntuk mengembangkan wisata religi, Pemkot Palembang didorong melakukan pembenahan masjid, makam para raja peninggalan zaman Sriwijaya dan Kesultanan Palembang serta objek wisata lainnya. Salah satu makam yang perlu dibenahi dan bisa menambah daya tarik wisata religius yakni makam Kawah Tengkurep.
Makam tersebut dibangun pada tahun 1728 atas perintah Sultan Mahmud Badaruddin I Jaya Wikramo dan dilanjutkan pembangunan kubah tengah di areal pemakaman oleh Sultan Ahmad Najamuddin I Adi Kesumo. Kawah Tengkurep merupakan sebuah makam yang diperuntukkan khusus bagi raja, abdi dalem serta keturunannya.
Di dalam kompleks pemakaman yang dibangun di atas lahan sekitar satu hektare itu, wisatawan bisa melihat makam Sultan Mahmud Badaruddin beserta empat isterinya. Mulai dari Ratu Sepuh dari Demak, Ratu Gading dari Malaysia, Ratu Mas Ayu dari China, dan Nyai Mas Naimah dari Palembang.
Baca juga: Kampung Wisata Kreatif Cigadung jadi Alternatif Wisata Warga BandungSelain itu, pada bagian yang lain juga terdapat makam imam Sayid Al Idrus yang merupakan guru besar Sultan Mahmud Badaruddin. Makam yang berlokasi di wilayah Kecamatan Ilir Timur II Palembang itu dibangun bersamaan dengan pembangunan masjid agung Palembang yang berada di pusat kota.
"Dengan dikelola secara serius dan dilakukan pembenahan, potensi wisata religius bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk menjatuhkan pilihannya berkunjung ke Bumi Sriwijaya ini," ujar anggota DPRD Palembang Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Aufa Syahrizal menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya mengembangkan potensi wisata religius yang ada di Kota Palembang dan sejumlah daerah lainnya.
"Wisata religius yang dikembangkan di Kota Palembang sekarang ini seperti Alquran Al-Akbar, Kampung Almunawar, Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo, Kawah Tengkurep serta beberapa objek wisata makam dan masjid legendaris lainnya," kata Aufa. (Sumber: Antaranews)
Baca juga: Bangkit Lagi Pasca Terdampak Pandemi, Kampung Flory Sleman Luncurkan Wisata Kali Bedog(asf)