Langit7, Jakarta - Bencana alam Gunung Semeru mengetuk pintu hati banyak pihak. Termasuk komunitas anak muda yang hidup di jalanan. Hati mereka tersentuh, berbuat membantu saudaranya yang kini hidup dalam kesusahan.
Seperti yang dilakukan oleh Komunitas anak Punk yang berlokasi di sekitar Lampu Merah Karang Tengah Lebak Bulus. Bersama Indonesia Care mereka mengumpulkan sumbangan dari para pengendara yang melintas di sana.
Baca juga: Merapat ke KBA 46, SALUTE 46 FC segera Berbadan HukumKomunitas ini menamakan diri mereka
Middle Coral Scan Street Punk. Mereka membantu mengumpulkan sumbangan untuk korban bencana Alam di Semeru. Komunitas anak Punk punya cara unik untuk mengumpukan bantuan, yaitu dengan cara mengamen dengan gitar kecil seperti kebiasaan mereka selama ini.
"Biar ada hiburannya lah," kata salah satu Anak Punk, Kiplay, Kepada Langit7, Jum'at (10/12/2021).
Baca juga: Gaya Komunitas Burdah Syiarkan Maulid dengan Seni MusikKiplay menjelaskan teman-temanya bergabung bersama Indonesia Care sejak hari Rabu. Ia termotivasi untuk membantu korban bencana alam di Lumajang. Dengan mengumpulkan donasi dihararapkan sedikit memberi keringanan kepada orang-orang di sana.
"Kami ingin menujukan ke masyarakat biar kami gak dipandang sebelah mata, ada lah gerakan-gerakan membantu sesama manusia, apalagi yang terkena bencana," kata Kiplay.
Baca juga: Puluhan Komunitas Luncurkan Gerakan Ciliwung BersihSebelumnya Komunitas Middle Coral juga membantu mengumpulkan sumbangan bersama Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (LP3I) untuk korban bencana alam di Palu dan Donggala, Sulawesi Utara 2018 silam.
(zul)