LANGIT7.ID, Jakarta - Festival muslima bertajuk "MuslimaFest 2021 by Amitra" kembali digelar. Festival tersebut dinilai dapat menghidupkan kembali roda perekonomian yang sempat lesu akibat hantaman pandemi Covid-19 sejak awal 2020 lalu.
Founder Canna Gallery, Endang Susilomurti mengungkapakan alasannya memilih usaha aksesoris muslim. Bagi Endang, selain menyukai fesyen dia juga mengaku ingin berbisnis sembari menjalankan ibadah.
"Dalam berbisnis yang dicari kan berkah ya, makanya saya berjualan fesyen ini sesuai syariah Islam," ucapnya saat ditemui
Langit7 di Smesco Exhibition Hall Jakarta akhir pekan ini.
Baca Juga: Lingkungan Hidup Jadi Inspirasi Koleksi Busana Muslim dari Kursien KarzaiSelain busana, Canna Gallery juga memiliki produk unggulan lainnya, yakni tas
handmade yang terbuat dari bahan daur ulang. Endang mengatakan pelanggan tidak perlu khawatir jika ingin berbelanja di Canna Gallery, karena toko mereka sangat konsen terhadap
after sale service.
"Kita sangat konsen terhadap
after sale service, jadi kalau orang lain jualan produknya udah laku, selesai. Nah kalau kita semua orang yang bertransaksi secara otomatis akan menjadi member," ujar dia.
"Nah kalau menjadi member itu setiap pembeliannya langsung diakumulasi menjadi poin. Poin itu bisa diuangkan untuk dibelanjakan di toko kami maupun di partner kami," imbuhnya.
Baca Juga: Ridwan Kamil: Menjengkolkan Masyarakat dan Memasyarakatkan JengkolCanna Gallery berdiri sejak 2020 hingga saat ini mereka masih fokus ke online mengingat lebih banyak peminatnya. Namun, usaha offline juga tetap dijalankan.
Bisnis Endang sendiri baru pertama kalinya diikut sertakan dalam acara festival muslim. Tujuannya untuk lebih mengenalkan produknya kepada masyarakat luas.
"Muslima festival ini benar-benar memberikan semangat baru ditengah pandemi buat pengusaha-pengusaha muslimah. Kalau saya kan semenjak pandemi kita gak ada event offline ya, jadi ya belum banyak yang kenal, dan kita hanya mengandalkan online," ujar dia.
"Nah event muslima festival ini, sangat membantu," sambungnya.
Baca Juga: Aldila Jelita : MD Hadir Tak Hanya untuk Muslimah BerhijabTak hanya Endang, Rini Sundari selaku founder Hrgall dengan produk mukena premium dan gamis juga mengatakan acara ini cukup membantu dirinya. Rini mengaku baru kembali memulai usaha offlinenya.
"Awalnya berdiri kita offline, tapi ketika pandemi kita langsung geser ke online sampai sekarang. Dan sekarang kami liat situasinya, sudah agak mendingan makannya sudah mulai mengikuti event-event offline. Ini juga pameran pertama," katanya.
Rini memulai bisnis mukena pada tahun 2019. Bertepatan dengan bulan Ramadhan, peminat mukena dan gamis saat itu cukup banyak. "Yang membedakan mukena saya dari yang lain, saya mencoba membuatkan masker dan sajadahnya empuk beda dari yang lain dan kualitasnya kan premium," tuturnya.
Baca Juga: Laris Terjual, 9 Artis Ini Punya Label Hijab yang Populer di Kalangan MuslimahWasikhatun (25) selaku pengunjung mengatakan busana-busana yang ada di acara ini cukup menarik. Ia juga mengaku sangat tertarik dengan busana muslim karena sangat nyaman digunakan. "Cukup menarik-menarik sih bajunya," katanya.
Dalam festival muslima ditampilkan industri pariwisata halal, aneka jajanan halal, lelang sedekah barang, aksesoris, kosmetik, bazar dan lainnya. Selain itu, disini juga menyediakan empat stand busana muslima dengan berbagi varian bagi pencinta fesyen. Ada mukena, kemeja, celana polos, jilbab, jaket wolf, baju gamis, dan lainnya.
Baca Juga: Waktunya Liburan, Ini Panduan Alquran Ketika Wisata Kuliner(zhd)