LANGIT7.ID - , Jakarta - Pangsa pasar pemakai jasa pengiriman paket saat ini bergeser. Bila sebelumnya jasa logistik banyak digunakan oleh pabrik atau industri, kini bergeser ke bisnis UMKM atau industri rumahan. Terlebih selama pandemi, dimana banyak masyarakat yang beralih belanja daring.
Tak mau ketinggalan mengisi peluang pasar tersebut, CEO Indah Logistik Cargo Arisal Aziz tengah membangun ekosistem mall di dunia maya.
Baca juga: Whatsapp Kembangkan Fitur Pengiriman Foto Kualitas Tinggi"Kita juga sedang membangun ekosistem di mall dunia maya. Jika kita mau bertahan di perusahaan ekspedisi paket ini, kita harus kuasai arus keluar masuk barang. Dan itu ada di mall dunia maya," ujar Arisal dalam keterangan di Jakarta, seperti dikutip dari Antaranews, Sabtu (25/12/2021).
Indah Logistik Cargo yang merupakan perusahaan logistik yang baru berusia 10 tahun ini, dikenal sebagai perusahaan yang bermain dalam pengiriman partai besar. Namun, melihat peluang tadi, perseroan ini pun mengambil langkah berani melayani paket kecil. Bahkan hingga satu kilogram sesuai kebutuhan konsumen yang banyak berbelanja daring.
"Konsumen kita dulunya berbelanja di mall atau grosir, yang berhubungan dengan home industry. Perajin di Tasik misalnya, dulu harus menaruh barang terlebih dahulu di Tanah Abang, toko atau mall, baru dijual. Sekarang, sudah tidak lagi. Dari Tasik, langsung ke pembeli," kata Arisal.
Melihat fenomena tersebut, perseroan yang mulai berekspansi ke luar negeri ini pun menjemput bola alias mengikuti arus pasar.
Bermodal kantor cabang yang dimiliki mereka di Malaysia saat ini pihaknya akan melebarkan sayap di pasar Asia Tenggara hingga Timur Tengah.
"Kita akan menjajaki Arab, Singapura, China, sampai Eropa. Kita sudah dapat channel dari luar, untuk melayani kiriman dari Indonesia ke luar negeri, dan sebaliknya. Kita sudah didukung izin dan surat menyurat, dengan kata lain bisa melayani ekspor dan impor," ujar Arisal.
Baca juga: Kemenkop UKM Minta Skema Pembiayaan Perbankan Jadi Solusi Bagi UMKMPihaknya juga sedang mempersiapkan aplikasi dan armada ojek daring sendiri yang akan direalisasikan pada Februari 2022.
"Kita akan melayani city kurir, paket dalam hitungan jam, makanan, dan sekalian dengan ojeknya juga. Dalam aplikasi, kita juga bisa melayani apabila pelanggan butuh mobil seperti taksi. Teknologi kita sudah siap 90 persen," kata Arisal.
(est)