LANGIT7.ID - Keindahan mawar tak lekang waktu. Ia menjadi simbol kecantikan sejak abad pertengahan. Bahkan pada masa Kaisar Nero berkuasa, bunga simbol cinta itu diperlakukan istimewa.
Begitu dipuja hingga mawar dan airnya merupakan satu dari sekian identitas kemewahan. Pada acara-acara tertentu konsumsi mawar bisa dibilang bentuk penghamburan. Tidak cukup menghadirkan kolam mancur sepenuhnya dari air bunga mawar, lantai untuk menyambut tamu pun ditebari dengan kelopaknya hingga setinggi lutut.
Saat ini mawar tetap memesona Dengan bentuk cantik dan aroma harum ia kerap dijumpai menghias pekarangan rumah. Salah satu cara menanam bunga ini adalah dengan teknik menyetek.
Stek MawarStek merupakan teknik memisahkan bagian tanaman seperti batang, daun dan tunas dengan maksud agar bagian-bagian tersebut membentuk akar baru. Teknik ini salah satu cara cepat menanam bunga mawar di rumah dengan risiko kegagalan minim.
Sebelum memulai stek, pertama adalah menyiapkan wadah polybag. Setelah itu,pilih batang dari mawar yang baru saja berbunga atau mati. Potongan bunga mawar ini harus memiliki panjang 15-20 sentimer, diukur dari pangkal mawar hingga bagian bawah tangkai dekat akar.
Setelah mendapatkan batang tersebut, langkah berikut yakni membuat lubang pada wadah polybag tersebut menggunakan ranting berukuran 4-7 sentimer.
Pastikan saat memasukkan batang yang distek tersebut kedalamannya sekitar setengah dari tinggi batang yang telah dipotong tadi.
Ketiga, setelah batang tersebut dimasukkan, timbuh dan ratakan dengan tanah sekitarnya. Lalu siram dengan air hingga tanah lembab.
![Cara Menanam Si Cantik Mawar dengan Stek Batang Sederhana]()
Penanaman mawar dengan cara stek membutuhkan drainase yang baik, jangan sampai air menggenangi pot.
Keempat, letakkan stek mawar tersebut di tempat yang mendapatkan penyinaran cukup. Jangan letakkan di lokasi yang langsung terkena sinar matahari, karena dapat membuat daun mawar yang baru tumbuh menjadi kering seperti terbakar.
Kelima, bunga mawar harus disiram secara teratur minimal sehari sekali dan maksimal 2 kali dalam sehari. Setelah usia mulai tujuh hari, bunga mawar ini harus sering dipupuk sampai usia 21 hari.
Keenam, bila ini dilakukan dengan baik bunga mawar akan tumbuh dan mulai bermekaran. Namun, bunga ini perlu tambahan perawatan, karena rentan dengan serangan hama.
Hama ulat daun sering menyerang bunga mawar. Untuk mengendalikannya, bisa dengan menyemprotkan insektisida khusus mawar atau tanaman hias sesuai dengan dosisnya.
(arp)