Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 24 Mei 2026
home wisata halal detail berita

MUI: Islam Sumber Inspirasi Kebudayaan Nasional

fajar adhitya Ahad, 02 Januari 2022 - 12:00 WIB
MUI: Islam Sumber Inspirasi Kebudayaan Nasional
Dalam kaidah ushul fikih dijelaskan al adatu muhakkamah yang artinya adat atau kebiasaan masyarakat dapat di adopsi ke dalam tradisi Islam. Foto: Langit7/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Seni Budaya, KH Jeje Zaenuddin mengatakan, nilai-nilai Islam telah mendarah daging dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Islam adalah sumber inspirasi bagi pembangunan kebudayaan nasional.

“Tentu saja, dengan tidak memungkiri adanya unsur kebudayan lain yang bersifat asli dan lokal yang mempengaruhi pemahaman dan praktik ajaran Islam,” katanya dalam Refleksi Budaya Akhir Tahun 2021, Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam (LSBPI) MUI, akhir pekan ini (2/1/2022).

Ia menjelaskan, ada kaidah fikih, yakni al 'adatu muhakkamah yang artinya adat atau kebiasaan masyarakat dapat di adopsi ke dalam tradisi Islam. Kaidah itu menjadi dasar bagaimana mengadaptasi budaya dan karifan lokal yang sejalan dengan prinsip Islam yang bersendikan tauhid dan misi kemaslahatan umum.

Baca Juga: KH Jeje Zaenudin: Tahun Baru Momentum Perbanyak Muhasabah

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa Islamisasi di Indonesia berjalan dua arah. Sehingga seluruh sistem religi masyarakat Indonesia, sistem sosial, hukum, ekonomi, dan politik telah didominasi dengan bahasa dan simbol islami.

KH Jeje menyatakan, keindonesiaan dan keislaman adalah satu tarikan napas. Islam sebagai jalan hidup mayoritas masyarakat, sedangkan Indonesia adalah tempat bernaung di mana masyakat menjalankan ajaran Islam.

“Sehingga dapat melahirkan kebudayan dan peradaban yang islami sekaligus Indonesiawi,” imbuhnya.

Baca Juga: Majelis Ormas Islam Gelar Muhasabah Akhir Tahun 2021

Kiai Jeje menekankan, idealisme dan cita-cita kebudayaan nasional harus menjadi bagian dari cita-cita kebudayan Islam. Sebaliknya, idealisme pembangunan kebudayaan Islam juga sekaligus menjadi inspirasi pembangunan kebudayaan nasional.

“Sehingga tidak ada lagi ada upaya mendikotomikan apalagi membenturkan kebudayaan nasional dengan kebudayan umat Islam dan sebaliknya,” kata Kiai Jeje.

Baca Juga: Kiai Didin Hafidhuddin Dorong Ormas Islam Perkuat Kolaborasi

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 24 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)