LANGIT7.ID, Jakarta - Danau Kakaban terletak di tengah Pulau Kakaban yang termasuk dalam bagian Kepulauan Derawan. Destinasi wisata ini memiliki daya tarik tersendiri yang tidak dimiliki wisata danau lainnya di Indonesia.
Keindahan panorama danau terbentang indah dengan air yang berwarna kehijauan dan jenih dengan keunikan pulau menyerupai angka sembilan.
Danau Kakaban memiliki luas sekitar 774,2 hektar dengan dihidupi jutaan ubur-ubur jinak. Ubur-ubur ini tidak menyengat dan tidak beracun. Tak hanya di Danau Kakaban, ubur-ubur ini sejatinya juga hidup di Kepulauan Micronesia.
Selain ubur-ubur, danau ini juga dihuni oleh biota laut lain dari golongan invertebrate seperti beberapa spesies dari molusa, krustasea, dan teripang. Sahabat Langit7 juga bisa mengabadikan momen berenang dengan jutaan ubur-ubur di sosisl media, sebagai rekam jejak perjalanan liburan yang menyenangka.
Tapi hati-hati, Sahabat Langit7 juga bisa menemukan ular laut yang menjadi karnivora puncak di ekosistem Danau Kakaban.
Baca juga:
Menilik Potensi Wisata Sibolga Kota Asal Teri MedanBeragam jenis spesies ubur-ubur bisa dilihat ketika Sahabat Langit7 menyelami danau, salah satunnya ubur-ubur terbalik, ubur-ubur bulan, ubur-ubur kotak, dan ubur-ubur tolol. Jangan lupa untuk menaati peraturan yang ditetapkan pemerintah dan pengelola guna menjaga kealamian dari danau ini.
Keunikan lain dari Danau Kakaban terdapat pada airnya yang payau, karena jarak danau yang hanya setengah kilometer dari laut menjadikan air tawar danau tercemar oleh asinnya air laut.
Pengunjung diperbolehkan berenang dengan tidak menggunakan lotion atau sun block, hal tersebut ditujukan agar air danau tidak tercemar oleh bahan kimia.
Pulau Kakaban menjadi bagian dari Kepulauan Derawan yang terdiri dari empat pulau utama antara lain, Derawan sendiri, Maratua, kakaban, dan Sangalaki. Pulau Kakaban sebuah pulau karang dengan danau yang berada di tengahnya, membuat Pulau Kakaban termasuk wisata unik.
Terdapat sebuah dermaga yang biasa dijadikan sebagai akses dengan menggunakan sebuah speed boat pulau ini bisa dijangkau, dari dermaga terdapat jalan setapak dari kayu menuju tepian danau yang dipenuhi ubur-ubur mengingat air yang jernih menjadikan siapapun yang berkunjung bisa melihat angsung pemandangan ubur-ubur.
Jarak dermaga ke dalam bisa sekitar 300 meter, dengan jalur yang sedikit menanjak serta menurun untuk menuju tepian danau dengan tarif sekitar Rp 10 ribu per orang, dengan membayarkannya di pos jaga saat mengisi buku tamu.
Selain ubur-ubur, Sahabat Langit7 bisa melihat batu karang yang ada ditepian pantai di bawah jembatan menuju dermaga yang terlihat masih alami. Saat hendak berlayar menuju pulau Kakaban disarankan untuk meminum obat anti mabuk karena kondisi ombak yang kadang kala cukup kencang.
Air laut yang jernih Sahabat Langit7 bisa mlihat dasar pantai yang terbenam, wisatawan yang ingin berkunjung ke pulau Kakaban sebaiknya menyewa sebuah speed boat satu paket dengan Maratua dan Sangalaki bisa dari derawan atau langsung dari pelabuhan tanjung Batu di daratan Kalimantan.
Harga yang relatif mahal akan sebanding dengan keindahan alam yang memukau, untuk menyewa satu speed dengan kapasitas empat sampai lima orang dikenakan tarif sekitar Rp1,5 juta, dan bisa ditawar tipis.
Estimasi waktu tempuh yang dibutuhkan untuk perjalanan dari Tanjung Batu ke Derawan tidak sampai satu jam, akan tetapi dari Derawan ke Maratua bisa sampai satu setengah jam, dari Maratua ke kakaban sekitar 40 menit, dan dari Kakaban ke Sangalaki sekitar satu jam lebih.
Baca juga:
Desa Wisata Tetebatu Pesona Alam di Kaki Gunung RinjaniDari Sangalaki ke Derawan juga sekitar satu jam lebih, jika Sahabat Langit7 meneruskan perjalanan ke Tanjung Batu bisa memakan waktu satu setengah jam.
Danau Kakaban dilengkapi fasilitas memadai yang dapat menunjang kenyamanan para wisatawan saat berkunjung kesana. Tersedia beberapa kanopi yang bisa digunakan wisatawan untuk menyusuri keindahan kawasan danau, serta wisatawan bisa beristirahat di kanopi saat berada disana.
Selain itu, tersedia fasilitas seperti toilet, ruang ganti, mushalla serta sarana dan prasarana yang lengkap, dan beragam fasilitas lainnya. Tersedia pula sebuah pos atau loket keamanan yang dijaga oleh petugas yang terletak di pintu utama, untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama berlibur di Danau Kakaban.
(sof)