LANGIT7.ID, Jakarta - Duta Besar Republik Indonesia untuk Kazakhstan, Fadjroel Rachman memastikan kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) di Kazakhstan saat ini dalam keadaan aman. Hal itu menyangkut berbagai pertanyaan mengenai kondisi WNI di Kazakhstan yang sedang mengalami kerusuhan.
Menurut Fadjroel, 143 WNI di Kazakhstan dalam keadaan aman. Mereka terbagi di dua kota besar, yakni 64 orang di Nur Sultan (Ibukota baru) dan 16 orang di AlMaty (Ibukota lama). Sementara sisanya di kota-kota lain di Kazakhstan.
Baca juga: Kemenag: Operator Umrah Harus Patuhi Kebijakan Satu Pintu"Kita sudah melakukan koordinasi dengan seluruh kota yang ada warga Indonesia. Alhamdulillah pemerintah Kazakstan di bawah pimpinan Kassym-Jomart Tokayev sudah dapat mengatasi situasi ini," kata Fadjroel.
Fadjroel menjelaskan penyebab kerusuhan di Kazakstan akibat persoalan kebijakan pemerintah mengenai BBM, terutama Elpiji. Secara politik, hal itu membuat presiden mengeluarkan dekrit bahwa Kazakhstan dalam keadaan darurat sejak tanggal 5-19 Januari 2022. Akibatnya, Perdana Menteri Askar Mamin memutuskan mengundurkan diri. "Jadi Kazakhstan sekarang sedang menunggu penambahan Menteri baru dan kabinet baru," ujar Fadjroel.
Fadjroel mengatakan 143 WNI dapat dikoordinasikan dengan baik, salah satunya menggunakan Whatsapp grup. "Dengan whatsapp grup kami menyampaikan apa saja yang mesti dilakukan bersama kalau terjadi apa-apa. Semoga semua WNI sehat dan kami KBRI insyallah bisa menjamin keamanan mereka," tuturnya.
Baca juga: Lengkapi Vaksin Covid-19 dan Bersiap Terima Suntikan BoosterDi sisi lain, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengamanahkan kepada KBRI bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, keselamatan 143 warga betul-betul harus dijaga. KBRI juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk membuka hotline 24 jam selama tujuh hari. Hotline KBRI Kazakhstan dapat dihubungi melalui nomor +7 771 836 0245.
Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) berupaya untuk melindungi warga Indonesia di Kazakhstan. Apabila keadaannya tetap seperti itu, KBRI mengeluarkan himbauan kepada seluruh WNI di Kazakhstan, antara lain:
1. Selalu waspada dan berhati hati.
2. Menjauhi kerumunan dan tidak keluar rumah kecuali untuk hal-hal penting, umpamanya membeli makanan.
3. Mematuhi aturan pemerintah setempat dan tidak ikut aksi-aksi masa di sana.
4. Tidak memberikan laporan perkembangan yang bersifat publik terkait kondisi di Kazakhstan.
5. Berkomunikasi dengan sesama WNI dan selalu berkoordinasi dengan KBRI. (Sumber: Antaranews)
Baca juga: Dongfeng Honda Bangun Pabrik Khusus Kendaraan Listrik di Wuhan(asf)