LANGIT7.ID, Jakarta - Allah memerintahkan hambanya untuk memperbanyak dzikir pada waktu pagi dan petang. Dzikir pagi dan petang memiliki banyak keutamaan dan manfaat.
Keutamaan dzikir pagi dan petang di antaranya ialah menyebabkan turunnya ketenangan serta datangnya rahmat. Bahkan ditegaskan dalam hadit bahwasanya malaikat mengelilingi seorang muslim yang sedang berdzikir.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ (مَا جَلَسَ قَوْمٌ مَجْلِسًا يَذْكُرُونَ اَللَّهَ إِلَّا حَفَّتْ بِهِمُ الْمَلَائِكَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ) أَخْرَجَهُ مُسْلِم ٌ
Artinya: Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Suatu kaum tidak duduk dalam suatu tempat untuk berdzikir kepada Allah ﷻ kecuali mereka dikelilingi oleh para malaikat dan diliputi rahmat dan Allah ﷻ menyebut mereka termasuk orang-orang yang ada di dekat-Nya.”
Baca Juga: Lakukan Ini jika Mendapati Waktu Maghrib di Perjalanan Waktu-waktu utama untuk berdzikir pada pagi hari ialah mulai waktu subuh sampai terbitnya matahari. Sedangkan waktu utama berdzikir sore hari adalah dari waktu Ashar sampai terbenamnya matahari.
Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Baca Juga: Digandrungi Selebritas, Spirit Doll Sebabkan Pendangkalan Akidah
لَأَنْ أَقْعُدَ مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُونَ اللَّهَ تَعَالَى مِنْ صَلَاةِ الْغَدَاةِ، حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ : أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَةً مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ ، وَلَأَنْ أَقْعُدَ مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُونَ اللَّهَ مِنْ صَلَاةِ الْعَصْرِ إِلَى أَنْ تَغْرُبَ الشَّمْسُ : أَحَبُّ إِلَيَّ مَنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَةً
Artinya: Aku duduk bersama orang-orang yang berdzikrullah Ta’ala mulai dari (waktu) shalat shubuh hingga terbit matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak dari putra Nabi Isma’il. Dan aku duduk bersama orang-orang yang berdzikrullah mulai dari (waktu) shalat Ashar sampai terbenam matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak” (HR. Abu Dawud).
Dilansir buku “Dzikir Pagi Petang” karya Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah menjelaskan, waktu dzikir pagi hari ialah antara Subuh sampai terbit matahari. Sedangkan waktu dzikir petang ialah saat masuk Ashar sampai terbenam matahari.
Baca Juga: Lakukan Ini jika Mendapati Waktu Maghrib di Perjalanan --
(zhd)