Langit7, Jakarta - Dua tahun belakangan, pandemi Covid-19 memukul keras berbagai sektor yang ada di Tanah Air.
Akibatnya, guna menekan laju penyebaran virus, pemerintah memberlakukan kebijakan PPKM, untuk membatasi mobilitas masyarakat dan mengurangi tempat kerumunan massa.
Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi mengatakan, hal itu berakibat pada perubahan kebiasaan dan pola hidup masyarakat. Dari yang tadinya terbiasa melakukan segala aktivitas, khususnya jual-beli secara fisik, kini telah beralih menjadi dalam jaringan (online).
"Tren peralihan itu terus terjadi selama pandemi. Sehingga menyebabkan peningkatan pengiriman online, yang juga berkat perkembangan teknologi," jelasnya di Webinar dan Talkshow yang diadakan Langit7.id: Industri Halal 2022 untuk Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Rabu (12/1).
Baca juga: Mantapkan Hati, Pendiri JNE Optimis Dapat Bangun 99 MasjidSelain itu, lanjut dia, vaksinasi yang terus digenjot pemerintah juga turut mendukung pemulihan ekonomi nasional.
Pihaknya optimis dengan vaksinasi yang dilakukan pemerintah, kondisi ekonomi pada 2022 dan seterusnya akan semakin baik.
Dia mengimbau, para pelaku UMKM untuk bisa beradaptasi dengan perubahan zaman. Menurutnya, hal itu penting dilakukan untuk demi bersiap menghadapi kebangkitan Indonesia melalui pemulihan ekonomi nasional.
"Kita tidak bisa diam di dalam situasi dan kondisi seperti ini (pandemi). Indonesia sebagai negara muslim terbesar, juga memiliki jumlah UMKM yang besar, ini adalah biasa. Jadi, jelang persiapan industri halal 2022, kita juga harus mempersiapkan segala sesuatunya," tambahnya.
Baca juga: JNE Bersama Smesco Indonesia dan YukBisnis Hadirkan Logistik Murah bagi UKM(zul)