Global News
08 Juli 2024 - 17:22 WIB
Masoud Pezeshkian, politisi moderat berusia 69 tahun, terpilih sebagai presiden Iran baru, mengalahkan kandidat garis keras. Kemenangannya membawa harapan bagi kaum muda Iran. Pezeshkian berjanji menjalin hubungan konstruktif dengan Barat, menghidupkan kembali perjanjian nuklir, dan melonggarkan kebijakan dalam negeri. Namun, tantangan besar menanti karena kekuasaan tertinggi masih dipegang Ayatollah Khamenei.