Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 20 Juli 2024
home lifestyle muslim detail berita

Biar Anak Semangat ke Sekolah, Bisa Dicoba Trik Ini

lusi mahgriefie Senin, 08 Juli 2024 - 19:30 WIB
Biar Anak Semangat ke Sekolah, Bisa Dicoba Trik Ini
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Tidak lama lagi anak-anak akan kembali ke sekolah. Orangtua khususnya para ibu yang pasti sudah tahu betul suasana pagi saat anak mau berangkat ke sekolah. Terutama di Senin pagi ataupun hari pertama sekolah lagi setelah liburan panjang, banyak anak yang enggan berangkat sekolah.

Meski bingung dan ada rasa tidak sabar menghadapinya, tapi sebaiknya jangan memarahi anak. Cara jitu adalah dengan membujuknya serta cari tahu apa penyebabnya dengan mengajak buah hati Anda bicara secara baik-baik. Sebab, mungkin saja anak Anda justru menyimpan sebuah permasalahan yang membuatnya enggan pergi ke sekolah.

Anak yang tidak mau sekolah bisa saja karena merasa takut atau stres untuk datang ke sekolah. Hal ini bisa memicu timbulnya sakit kepala atau sakit pada bagian pencernaannya.

Baca juga:5 Kegiatan Libur Sekolah Agar Anak Kurangi Main Gadget

Selain itu punya masalah dengan waktu tidur juga merupakan salah satu tanda dari stres. Jika anak tidak mendapatkan waktu yang cukup untuk tidur, maka anak akan suka marah-marah dan menjadi cepat lelah sepanjang hari.

Perasaan tersebut bisa membuat anak merasa tidak betah atau memperburuk keadaannya di sekolah.

Ada baiknya Anda memberi perhatian lebih terkait hal ini dengan mencari solusinya agar tidak sampai menjadi trauma yang berkelanjutan. Sebab akan berakibat buruk ke depannya, saat anak benar-benar menginjak pada usia wajib sekolah.

Empat hal yang harus dipenuhi agar anak tidak malas pergi ke sekolah yaitu:
1. Situasi dan kondisi sekolah. Apakah sekolahnya bersih, rapi, dan banyak tempat-tempat atau sarana yang menarik.
2. Kegiatan. Apakah kegiatan di sekolah itu menyenangkan.
3. Lingkungan. Bagaimana orang-orang yang ada di sekitarnya apakah menyenangkan, termasuk guru dan teman- temannya.
4. Waktu tepat. Apakah waktu pergi ke sekolah itu sesuai dengan jam biologis si anak.
Itulah sebabnya orangtua harus jeli memilihkan sekolah untuk anak-anaknya. Harus ada pertimbangan, termasuk kebiasaan-kebiasaan anaknya seperti apa.

Perlu diingat orangtua bahwa dalam memilih sekolah yang tepat itu bukan berarti gedungnya mewah atau mahal, tapi cocok atau tidak sekolah tersebut dengan anak kita.

Namun begitu, bukan hal sulit untuk bisa membangkitkan semangat anak kembali ke sekolah. Seperti dikutip dari Kidshealth:

1. Ajak anak bicara secara baik-baik tentang masalah yang dihadapi di sekolahnya. Anak bisa berbicara dengan orangtua, teman atau guru yang dipercaya sehingga bisa membuatnya merasa lebih baik.

2. Minta bantuan guru di sekolah atau guru privat untuk memberinya tambahan pelajaran, apabila bermasalah dengan pelajaran di sekolah.
Jangan biarkan hal ini berlangsung terlalu lama, karena lebih mudah untuk mengejar ketinggalan satu bab pelajaran, dibandingkan dengan satu buku pelajaran.

3. Ajak anak untuk menulis apa yang tidak disukai dan apa yang disukai di sekolah (meskipun mungkin hanya saat istirahat saja).
Lalu cari solusi bersama-sama untuk mengatasi hal-hal yang tidak disukai anak di sekolah.

4. Membiasakan anak untuk selalu menulis apapun yang terjadi atau perasaannya dalam sebuah diary.
Hal ini bagus bagi anak yang tidak ingin berbagi dengan siapapun, karena bisa membantu mengeluarkan segala emosi yang dipendamnya.

5. Biasakan mempersiapkan segala sesuatu kebutuhan sang anak untuk ke sekolah sejak malam hari.
Sehingga saat pagi hari anak tidak merasa stres atau terburu-buru yang membuatnya malas untuk pergi ke sekolah.

Saran lain adalah dengan memberi reward kepada buah hati. Selain pendidik, orangtua juga bisa memberikan reward pada anak dengan cara memuji, atau memberikan sebuah hadiah bila mau sekolah. Hadiah tidak perlu mahal, bisa mainan, peralatan menggambar, dan lain-lain sesuai kemampuan.

Tak kalah penting, baiknya orangtua juga harus aktif berkomunikasi dengan para pendidik di sekolah.

Komunikasi yang dimaksud adalah bersifat evaluasi. Informasi perkembangan anak tentu sangat dibutuhkan oleh orangtua. Jangan pernah sungkan atau ragu menanyakan tentang anak Anda selama proses belajar mengajar berlangsung.

Dengan komunikasi yang intens antara pihak sekolah dan orangtua, terutama dalam mengevaluasi perkembangan anak akan menjadi cara jitu untuk mencari titik permasalahan si kecil malas berangkat ke sekolah

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 20 Juli 2024
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:57
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan