Bank Indonesia memperkuat fondasi ekonomi syariah nasional dengan meluncurkan empat program strategis yang menegaskan posisi Indonesia di panggung global.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan masjid harus jadi pusat kemandirian dan ekonomi umat. Kemenag dorong transformasi masjid lewat program MADADA Fest 2025.
BAZNAS RI mendorong penguatan zakat digital dan sinergi daerah untuk mengoptimalkan potensi zakat nasional. Langkah ini dinilai strategis membangun kesejahteraan dan ekonomi umat di seluruh Indonesia.
BPJPH resmi menandatangani kerja sama dengan 10 lembaga strategis untuk memperkuat penyelenggaraan Jaminan Produk Halal di Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjadikan Indonesia pusat halal dunia dan penggerak ekonomi umat.
OJK memperkuat peran perempuan dalam literasi keuangan syariah lewat program SICANTIKS di Banten. Friderica Widyasari Dewi ajak ibu-ibu tingkatkan kesadaran finansial untuk wujudkan keluarga sejahtera dan cegah kejahatan digital.
PT Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Wahdah Islamiyah menandatangani addendum nota kesepahaman untuk memperkuat kolaborasi ekonomi umat. Kerja sama ini mencakup program Makan Bergizi Gratis, pengelolaan keuangan masjid, serta optimalisasi ZISWAF guna membangun ekosistem Islam berkelanjutan di Indonesia.
BAZNAS RI dorong kemandirian ekonomi umat lewat program Microfinance Masjid di Mojokerto. Total Rp300 juta disalurkan untuk 106 penerima manfaat agar jemaah bisa mandiri dengan pembiayaan syariah tanpa bunga.
BSI dorong pertumbuhan ekonomi syariah lewat inovasi digital BYOND dan BEWIZE. Fokus pada layanan modern, investasi sukuk, dan inklusi keuangan nasional.