Gandung Pardiman menggencarkan 'Gerakan Ayo Mengaji' di sejumlah tempat dan kegiatan. Adapun kegiatan ini muncul sebagai bentuk merespons adanya statement miring soal pengajian ibu-ibu.
Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) menggelar tasyakur milad ke-42 tahun di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (21/2/2023) yang dihadiri ribuan ibu-ibu pengajian dari berbagai daerah. Ketua Umum BKMT Syifa Fauzia menitip pesan kepada peserta Pilpres dan Pemilu 2024.
Sekretaris Umum Bamusi PDIP Nasyirul Falah Amru menjelaskan bahwa Megawati tak melarang ibu-ibu ikut pengajian. Hanya saja, putri pertama Bung Karno itu meminta ibu-ibu seimbang dalam mengaji dan mengurus anak.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, merespons pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang menyindir ibu-ibu pengajian.
Selain itu, pihak Masjid Al Aqwam turut mengadakan kegiatan sosial. Seperti santunan yatim dan dhuafa setiap dua kali dalam setahun, penerima hak tersebut pun mencapai 100 orang lebih yang dipilih oleh pihak masjid.
Pengajian yang dibuka untuk umum tersebut bisa diikuti oleh siapa saja tanpa harus melalui fase registrasi. Adapun ragam kegiatan lainnya untuk sementara waktu ditiadakan, ini karena meningkatnya angka penyebaran Covid-19.
Kedua penyaji mendiskusikan dan membahas berbagai hal, termasuk efektivitas kebahagiaan dalam beragama. Hal tersebut sekaligus memposisikan Islam sebagai wadah untuk meraih kebahagiaan dan kedamaian itu sendiri.
Pihak panitia menyediakan 1000 peserta sesuai dengan kapasitas auditorium. Mereka bukan hanya mahasiswa dan civitas UII, namun juga dari kalangan masyarakat umum.
Tidak hanya penampilan, kegiatan mereka pun berubah. Para artis hijrah ini lebih banyak terlihat menghabiskan waktu untuk memperdalam agama melalui komunitas pengajian yang mereka ikuti.
PP Muhammadiyah mengeluarkan surat edaran untuk seluruh pengurus masjid dan musholla. Dalam instruksi itu, masih boleh diadakan pengajian selama Ramadhan.