Hingga akhir pekan ini, total yang sudah menerima vaksin dosis pertama ada sebanyak 63,9 juta orang. Sementara dosis kedua sebanyak 36,3 juta orang. Sedangkan tenaga kesehatan yang sudah menerima dosis ketiga sebanyak 648.704 orang.
Masalah kontaminasi tersebut sebelumnya menjadi sorotan setelah dua warga Jepang meninggal setelah menerima suntikan vaksin Moderna, yang diyakini terkontaminasi partikel logam.
Komite Pakar Vaksinasi Covid-19 Singapura merekomendasikan agar orang dengan gangguan kekebalan tubuh pada tingkat sedang hingga berat menerima vaksin dosis ketiga berbasis mRNA yang sama dalam kurun waktu dua bulan setelah dosis kedua.
Stok yang cukup dan distribusi yang cepat menjadi kunci utama percepatan vaksinasi. Pemerintah terus berupaya mengamankan stok vaksin, baik melalui kerja sama bilateral maupun multilateral.
Vaksin Covid-19 yang sudah didistribusikan Bio Farma 90.368.340 dosis, AstraZeneca (Covax, B2B, dan hibah) 16.518.784 dosis, CoronaVac 1 dosis sebanyak 3 juta dosis, Moderna 7.563.318 dosis, Coronavac 2 dosis 9.990.344, dan Sinopharm (hibah) sebanyak 499.886 dosis.
Seluruh vaksin tiba melalui jalur penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta selanjutnya dikirim menuju tempat pengemasan dan produksi di PT Bio Farma Bandung
Sebanyak seribu vaksin akan dipersiapkan setiap harinya. Program vaksinasi ini menargetkan hingga 50.000 penerima vaksin untuk mempercepat pencapaian kekebalan komunitas.