LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah Indonesia mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di lingkungan pondok pesantren. Hal tersebut ditegaskan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi.
Menurutnya, vaksinasi Covid-19 di lingkungan pesantren sangat strategis. Pasalnya, selain jumlah kiai dan santri yang sangat banyak, juga bisa mendorong kepercayaan masyarakat sekitar untuk ikut vaksinasi.
Baca Juga: Mahasiswa Ngampus Lagi, UNS Mulai Kuliah Tatap Muka Senin Besok"Vaksinasi pesantren terus dikebut, baik untuk kiai, guru, maupun jutaan santri. Kiai adalah panutan masyarakat. Vaksinasi di pesantren akan mendorong umat untuk ikut serta," kata Zainut dalam keterangan tertulis, Ahad (5/9/2021).
Percepatan vaksinasi sangat penting sebagai usaha agar dapat segera mewujudkan
herd immunity atau kekebalan kelompok. Dia menilai, capaian vaksin Covid-19 di Indonesia saat ini juga tidak terlepas dari peran dan kontribusi kiai dan tokoh agama.
"Saya yakin ini tidak terlepas dari peran dan kontribusi kiai dan tokoh agama dalam memberikan edukasi dan pencerahan kepada umat tentang pentingnya vaksinasi," ucapnya.
Baca Juga: Nikah di Masa PPKM, Syarat Bukti Swab Antigen Tetap BerlakuHingga akhir pekan ini, total yang sudah menerima vaksin dosis pertama ada sebanyak 63,9 juta orang. Sementara dosis kedua sebanyak 36,3 juta orang. Sedangkan tenaga kesehatan yang sudah menerima dosis ketiga sebanyak 648.704 orang.
Sebelumnya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan sebanyak 605 kiai, ulama, dan para pengasuh pondok pesantren di Indonesia meninggal akibat Covid-19. Ma’ruf mendapatkan data tersebut dari Kementerian Agama per 7 Juli.
"Selain itu, cukup banyak santri terpapar virus Covid-19 di lingkungan pesantren selama pandemi menerpa Indonesia," kata Ma'ruf saat berpidato dalam program Kita Jaga Kiai, secara virtual, beberapa waktu lalu. (Sumber:
Anadolu Agency)
Baca Juga:
5 Olahraga Pagi saat Libur, Cocok untuk Refreshing
Studi: Dua Dosis Vaksin Terbukti Kurangi Efek Jangka Panjang Covid-19(asf)