Tiga kasus pertama di Indonesia dilaporkan pada tanggal 27 April, beberapa hari setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan adanya kejadian luar biasa atau outbreak penyakit ini di Eropa.
Di luar kasus hepatitis misterius, Prof Dwi menjelaskan hepatitis adalah penyakit yang berpotensi menular. Penularan penyakit ini melalui mulut dan pola hidup tidak sehat.
Dokter menyarankan kepada para orang tua agar meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan tindakan pencegahan. Langkah awal bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Anggota Komisi IX DPR Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati meminta pemerintah segera melakukan langkah antisipasi cepat dengan telah ditemukannya kasus hepatitis akut misterius ini di Indonesia.
Penyakit hepatitis akut yang sedang melanda dunia diduga telah masuk ke Indonesia setelah tiga anak dilaporkan meninggal dunia akibat terinfeksi penyakit misterius ini.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan kasus hepatitis misterius yang menyerang anak di sejumlah negara melonjak hingga 228 kasus. Seperti diketahui, penyakit ini masih belum diketahui penyebabnya.
Hanifah menjelaskan, penyakit ini lebih rentan menyerang anak-anak di usia 16 tahun, tetapi lebih banyak pada usia di bawah 10 tahun. Menurut dia, jika dibiarkan penyakit ini akan berkembang menjadi gastrointestinal (pendarahan saluran pencernaan).