Quick count final menunjukkan Pramono Anung-Rano Karno unggul tipis di DKI Jakarta dengan perolehan sekitar 50%, sementara Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan menang telak di Jabar dengan 61,16%. Masyarakat menunggu hasil resmi penghitungan suara KPU untuk kepastian hasil Pilkada 2024.
Hasil quick count Pilkada 2024 menunjukkan dominasi empat pasangan calon di provinsinya masing-masing. Andra Soni memimpin di Banten, Pramono Anung unggul di Jakarta, Ahmad Luthfi mengungguli di Jateng, dan Khofifah memimpin di Jatim. Data masuk berkisar 93-99%, menunggu penetapan resmi KPU pada 16 Desember 2024.
Saat mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) tiga pasang calon pemimpin Jakarta ini mengusung gaya yang berbeda. Ada yang mengenakan busana kasual hingga menampilkan ciri khas Anak Betawi.
Quick count Pilgub DKI Jakarta 2024 dari empat lembaga survei menunjukkan keunggulan konsisten pasangan Pramono Anung-Rano Karno dengan perolehan suara di atas 48 persen. Posisi kedua ditempati Ridwan Kamil-Suswono dengan kisaran 39-40 persen, sementara Dharma Pongrekun-Kun Wardana berada di posisi ketiga dengan perolehan sekitar 10 persen.
Rano Karno menunjukkan optimisme tinggi dalam Pilgub DKI Jakarta 2024 dengan dukungan 49% berdasarkan survei terakhir. Prioritas programnya fokus pada pengelolaan kebutuhan pokok melalui pengembangan kontrak farming untuk 11 juta warga Jakarta, terutama menjelang Ramadhan dan Lebaran. Keyakinan ini didukung persiapan strategi matang untuk berbagai skenario hasil pemilihan.
ASN memiliki asas netralitas yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa ASN dilarang menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik.
Pramono Anung mengatakan bahwa reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden bukanlah hal tiba-tiba. Menurutnya, reshuffle sudah direncanakan secara matang dan melalui diskusi yang panjang.