Penyaluran zakat fithri sering kali terjebak dalam perdebatan antara delapan golongan penerima atau pengkhususan bagi kaum miskin. Namun, esensi utama zakat ini adalah memastikan ketersediaan pangan di hari raya.
Al-Quran tak bicara kemiskinan dengan angka dan data, tapi dengan gerak dan nilai. Dalam tafsir Quraish Shihab, miskin bukan sekadar kurang hartamelainkan berhenti berusaha dan kehilangan arah moral.
Nabi Muhammad sering digambarkan miskin. Padahal sejarah menunjukkan beliau saudagar sukses, menikah dengan Khadijah yang kaya, dan mengelola harta besar untuk menopang dakwah Islam.
Kikir bukan sekadar enggan memberi. Ia penyakit sosial yang merusak keadilan dan solidaritas. Dari hadis Nabi hingga teori ekonomi modern, sifat ini terbukti bisa menghancurkan peradaban.
Mereka yang belum luas pengetahuannya sering beranggapan bahwa sistem metafisika menolak nilai benda 'duniawi' atau, sebaliknya, menjanjikan keuntungan kebendaan yang melimpah.
Orang-orang kaya wajib mencukupi dan menanggung kehidupan orang-orang fakir di lingkungan mereka. Hal itu bisa melalui zakat dan sedekah. Menjadi kewajiban orang kaya pula apabila zakat belum mencukupi.
Abu Dzar al-Ghifari adalah sahabat Nabi Muhammad SAW. Ia termasuk yang paling awal masuk Islam (Assabiqunal Awwalun). Nama lengkapnya Jundub bin Junadah bin Sakan bin Sufyan bin Ubaid bin Waqi'ah bin Haram bin Ghifar bin Malil bin Dhamr bin Bakr bin Abdi Manat bin Kinanah