Presiden Kolombia Gustavo Petro telah mengumumkan rencana memutus hubungan diplomatik dengan Israel sehubungan dengan perang yang terjadi di Jalur Gaza, dimana perang ini telah diperingatkan oleh sejumlah pihak dapat menyebabkan genosida.
Ribuan warga Iran turun ke jalanan pada Minggu pagi untuk menunjukkan dukungan terhadap serangan pesawat tak berawak dan rudal yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap musuh bebuyutan Israel.
Ghada Ajeel, seorang profesor tamu asal Palestina di Departemen Ilmu Politik di Universitas Alberta di Kanada, menerbitkan sebuah tulisan di Middle East Eye
Agresi Israel terhadap Palestina terus berlangsung di Jalur Gaza dan Tepi Barat. Sejak perang yang meletus pada 7 Oktober 2023 lalu itu, jumlah korban jiwa meningkat
Sebuah analisis yang dilakukan oleh surat kabar Amerika, Politico, menunjukkan perang sengit di media sosial antara pendukung Israel dan pendukung Palestina.
Di akhir pekan kemarin telah terjadi persetujuan gencatan senjata antara pejuang Palestina (saya sengaja memakai kata Palestina karena ada kecenderungan saat ini memisahkan Gaza dari Palestina)
Keteguhan iman rakyat Palestina menghadapi kekejaman dan ketidakadilan Zionis Israel memunculkan fenomena baru. Saat ini banyak orang mulai belajar dan mendalami hakikat Al-Qur'an.
Gempuran Israel ke Jalur Gaza Palestina Sudah berlangsung selama satu bulan lebih. Beberapa negara juga sempat menggagas resolusi-resolusi di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
Sore ini, Rabu 15 Nopember, saya baru saja selesai ketemu dan berdiskusi dengan salah seorang tokoh Yahudi di kota New York. Sebenarnya pertemuan ini karena ajakan dia setelah menonton wawancara saya di MSNBC
Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengajak seluruh pihak untuk turut membantu para korban di Palestina. Dia juga menyuarakan agar konflik yang terjadi di Palestina dapat segera dihentikan.
Penggemar BTS atau dikenal dengan ARMT menginisiasi penggalangan dana untuk Palestina. Pengumpulan donasi hingga Senin (23/10/2023) sudah terkumpul Rp1.020.561.414.
Situasi semakin berat dan memburuk bagi Saudara-Saudara kita di Gaza dan Palestina secara umum. Dua juta lebih penduduk Gaza dalam hari-hari ini tidak minum, makan