RS Ridhoka Salma telah resmi mendapat SK dari Kementerian Kesehatan sebagai penyedia vaksin meningitis untuk jamaah umroh dan haji. Layanan akan dimulai November 2024, membawa harapan kemudahan dan keberkahan bagi jamaah serta tim RS. Pencapaian ini menunjukkan komitmen RS dalam meningkatkan pelayanan kesehatan untuk ibadah suci.
Dia menuturkan, bagi jamaah umrah yang tetap ingin melaksanan vaksinasi Meningitis sebagai upaya perlindungan, tetap dapat melakukan vaksinasi di fasilitas kesehatan yang menyelenggarakan layanan vaksinasi internasional.
Kemenkes menetapkan vaksin meningitis tidak menjadi syarat wajib bagi calon jamaah umrah. Ketetapan ini berdasarkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/C.I/9325/2022 Tentang Pelaksanaan Vaksinasi Meningitis Bagi Jemaah Haji dan Umrah.
Posisi Indonesia sebagai penyumbang jamaah umrah terbesar kedua di dunia (940 ribu-an per tahun) dapat menjadi nilai tawar untuk memenangkan lobi dengan Arab Saudi.
Kelangkaan vaksin meningitis di Indonesia berdampak pada keberangkatan jemaah umrah. Sebab, menurut regulasi pemerintah, jemaah umrah Indonesia harus divaksin meningitis sebelum menuju Tanah Suci.
Ketersediaan vaksin meningitis di Indonesia dilaporkan langka. Akibatnya, jamaah umrah terancam gagal berangkat karena terganjal regulasi vaksin meningitis yang ditetapkan pemerintah.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP AMPHURI), Firman M Nur mengatakan, kelangkaan vaksin meningitis dan International Certificate of Vaccination (ICV) merupakan kejadian yang dapat berakibat fatal.