Nabi Isa tidak pernah mengajukan klaim keilahian atas dirinya. Sejarah dan teks suci menunjukkan adanya pembelokan sistematis oleh Bani Israil terhadap misi tauhid murni yang dibawa sang utusan.
Setelah lama terlelap dalam materialisme dan pembangkangan, Bani Israil dikejutkan oleh rentetan keajaiban di Baitul Maqdis. Kelahiran Maryam dan Yahya menjadi prolog bagi misi besar pelurusan tauhid.
Bani Israil terjebak dalam siklus ketaatan dan pembangkangan yang kronis. Kehancuran Baitul Maqdis menjadi saksi bisu atas hilangnya kedaulatan mereka akibat rusaknya fondasi akidah dan manipulasi nalar.
Nabi Isa hadir sebagai silsilah terakhir nabi bagi kaum Bani Israil di tengah dekadensi moral dan materialisme yang akut. Sebuah misi pelurusan tauhid sebelum kedatangan risalah pamungkas Muhammad SAW.
Perjalanan Nabi Musa menjemput Taurat bukan sekadar prosesi hukum, melainkan taruhan iman bagi Bani Israil. Di puncak Thursina, sebuah dialog sakral terjadi, sementara di kaki bukit, api fitnah Samiri mulai berkobar.
Ketegangan di pusat kekuasaan Mesir Kuno memuncak saat Musa kembali dengan mandat langit. Sebuah konfrontasi epistemologis yang menelanjangi kesombongan Firaun melalui debat argumentatif dan mukjizat yang tak terbantahkan.
Nabi Musa as adalah sosok paling fenomenal dalam memori kolektif Yahudi. Namun, di balik keberhasilan membelah lautan, tersimpan kisah perlawanan sengit kaumnya sendiri yang menguji batas kesabaran.
Kisah inspiratif Abdullah bin Salam, ulama Yahudi yang memeluk Islam setelah mengajukan tiga pertanyaan kepada Nabi SAW. Simak bukti kebenaran nubuat dalam Taurat.
Dibunuh berkali-kali, disiksa dengan api, pasak, dan belanga mendidih, tapi selalu kembali hidup hingga akhirnya syahid. Oleh sebagian ulama, dia dikenal sebagai nabi dengan mukjizat luar biasa
Maka Musa mengejarnya, sambil berteriak: Wahai batu bajuku, wahai batu bajuku!, sedangkan kaumnya yang sedang memperhatikan dirinya akhirnya melihat Musa berada tanpa berpakaian.
Juraij membangun kuil untuk beribadah kepada Allah. Dia ber- uzlah dari manusia. Di kuil yang dibangun di sebuah bukit, jauh dari perkampungan, ia menyepi dari keramaian dan hiruk pikuk dunia. Kegiatannya sehari-hari hanya beribadah.