Program PC-PEN dilanjutkan pada 2022 dengan alokasi anggaran sebesar Rp414,1 triliun dengan fokus pada bidang kesehatan, perlindungan masyarakat dan penguatan pemulihan ekonomi.
Sinergi dan kolaborasi G20 dan ASEAN menjadi semakin penting, terlebih dalam mengakselerasi program vaksinasi, mewujudkan kelancaran perjalanan dan upaya mitigasi datangnya pandemi di masa depan.
Ekspor Indonesia kuartal III-2021 naik 29,16 persen, sedangkan impor naik 30,11 persen. Indonesia memiliki cadangan devisa di atas USD140 miliar, neraca perdagangan surplus USD34,32 miliar.
Presiden Jokowi mengungkapkan setidaknya ada dua pekerjaan besar yang dilakukan pemerintah di sepanjang tahun 2021. Kedua pekerjaan besar itu ialah memutus rantai penyebaran Covid-19 dan menjaga ekonomi Indonesia tetap tumbuh.
Menkeu menjelaskan cepatnya pemulihan tersebut berkat resiliensi sektor keuangan dan dunia usaha, serta instrumen dan kebijakan pemerintah yang responsif.
Pemulihan pandemi dan ekonomi global yang masih belum merata, menyebabkan semakin tingginya kemiskinan, dan tidak tercapainya target pembangunan berkelanjutan atau SDGs pada 2030.
Dengan membayar pajak, masyarakat turut membantu yang miskin dan rentan untuk mendapatkan infrastruktur dasar yang sangat berguna bagi mereka dalam produktivitas pekerjaannya.
BIMP-EAGA juga telah berkontribusi dalam membangun perekonomian subkawasan melalui peningkatan daya saing konektivitas serta perdagangan pariwisata dan investasi.