Imam al-Ghazali mengingatkan: haji sunnah berulang bisa menjerumuskan pada kesalehan semu. Lebih utama menolong tetangga lapar daripada menambah hitungan perjalanan suci.
Keadilan Ilahi bukanlah konsep yang mudah dijelaskan hanya dengan logika manusia. Ia membutuhkan perspektif iman dan pandangan makro atas ciptaan dan tujuan hidup manusia.
Setelah selesai berpuasa, tanamkanlah dalam hati antara rasa takut (khauf) dan harap (raja). Karena seseorang tidak tahu, apakah puasanya diterima, sehingga termasuk hamba yang dekat dengan Allah.
Lailatul Qadar Ramadan 2025 diperkirakan akan jatuh pada hari Ahad, 23 Maret 2025 atau malam ke-23 Ramadan 1446 H. Ini jika mengacu hitungan Imam Al-Ghazali dan juga ulama lainnya, sebagaimana disebut dalam Ianatut Thalibin juz 2.
Puasa tidak cukup hanya dengan menahan diri dari makan, minum, dan hubungan suami istri saja. Orang yang berpuasa hendaknya juga harus menahan anggota tubuh mereka lainnya dari perkara-perkara yang dimurkai oleh Allah.
Puasa harus benar-benar menjaga kualitas lahir maupun batin agar benar-benar dapat bersanding dengan al-Haqq. Selama hamba masih terkotori oleh selain Allah, ia tak pantas mendekat dan bersanding dengan-Nya.
Imam al-Ghazalimembagi tiga tingkatan puasa yaitu puasa umum, puasa khusus, dan puasa paling khusus. Puasa umum ialah menahan perut dan kemaluan dari memenuhi kebutuhan syahwat.
Imam Ghazali dalam kitabnya Ihya ulumuddin menjelaskan tobat adalah sebuah makna yang terdiri dari tiga unsur: ilmu, hal, dan amal. Ilmu adalah unsur yang pertama, kemudian yang kedua hal, dan ketiga amal.
Ruwahan merupakan tradisi kebudayaan Jawa untuk mendoakan orang yang telah meninggal dunia. Sedangkan nyadran adalah rangkaian budayanya, mulai dari pembersihan makam leluhur, tabur bunga, dan kenduri.
Pengertian antara roh dan jasad tidaklah sama. Roh berasal dari alam arwah dan memerintah serta menggunakan jasad sebagai alatnya. Sedangkan jasad berasal dari alam ciptaan, yang dijadikan dari unsur materi.
Hukum Islam memiliki tujuan utama menciptakan kemaslahatan umat melalui lima prinsip dasar: melindungi agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Imam Al-Ghazali menegaskan bahwa setiap keputusan hukum harus mengutamakan manfaat bagi masyarakat luas sambil tetap berpegang pada Al-Quran dan Hadits sebagai pedoman utama.
Rasulullah mengajarkan mindfulness islami melalui konsep jihad besar - perang melawan hawa nafsu. Beliau menekankan pentingnya hidup di masa kini, melepaskan masa lalu, dan fokus pada tantangan saat ini. Ajaran ini sejalan dengan prinsip modern live in the moment, membawa kedamaian sejati dalam menghadapi berbagai ujian hidup.
Haji merupakan salah satu pilar utama dalam agama Islam. Ibadah yang satu ini merupakan kewajiban bagi semua umat Islam yang sudah mampu secara fisik, finansial