Sikat gigi perlu diganti setiap 3-4 bulan untuk mencegah penumpukan bakteri yang bisa menyebabkan penyakit gusi dan masalah kesehatan serius lainnya. Cari tahu cara merawat sikat gigi dengan benar.
Jaga kesehatan gigi selama puasa dengan konsumsi buah dan sayur untuk self cleansing alami. Cegah bau mulut saat puasa dengan tips dari dokter gigi FKUI. Kesehatan mulut adalah pintu gerbang kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Atasi bau mulut saat puasa dengan tips jitu dari dokter gigi! Kurang minum dan kebersihan mulut yang buruk jadi pemicu utama. Simak cara tepat sikat gigi selama Ramadan untuk nafas segar sepanjang hari.
Stres tidak hanya merusak pikiran, tapi juga kesehatan gigi! Bruxism, mulut kering, dan pengabaian kebersihan mulut adalah dampak stres yang berbahaya. Pelajari cara melindungi kesehatan gigi Anda dari tekanan hidup sehari-hari.
Studi terbaru: Penggunaan benang gigi rutin turunkan risiko stroke hingga 44%. Temukan hubungan mengejutkan antara kesehatan gigi dan pencegahan stroke dalam penelitian breakthrough 2025.
Merawat kesehatan gigi dan mulut tidak serumit yang dibayangkan. Dengan rutinitas sederhana seperti sikat gigi dua kali sehari, menggunakan benang gigi, dan menghindari makanan manis berlebihan, gigi sehat bukanlah mimpi. Kunjungan rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan menjadi kunci pencegahan masalah gigi jangka panjang. Mari investasi untuk senyum sehat!
Gigi sensitif atau dentin hipersensitivitas adalah kondisi gigi merasakan ketidaknyamanan atau nyeri. Rasa nyeri ini biasanya terjadi saat terpapar pada rangsangan tertentu
Siwak merupakan cara terbak seseorang dalam melindungi gigi. Jenis siwak terbaik adalah yang berasal dari pohon Araak. Pemakaian siwak merupakan sunnah Rasulullah SAW.
Seseorang memasang behel atau kawat gigi karena kebutuhan medis untuk mengatasi masalah gigi. Namun, tak sedikit yang memasang behel hanya untuk memperindah penampilan. Lalu, bagaimana hukum memasang behel atau kawat gigi dalam Islam?
Untuk membersihkan mulut bayi, orang tua harus memakai kasa atau kain yang bersih dan lembut. Caranya dengan menyelupkan sedikit dengan air lalu diperas.
Dalam bukunya, Anayat menjelaskan gerakan mencuci tangan di awal wudhu memiliki makna membersihkan tangan sebelum menyentuh bagian tubuh lain saat berwudhu.