Kementerian Agama mengerahkan dukungan APBN lebih dari Rp50 miliar dan membuka donasi nasional untuk mempercepat pemulihan banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menag Nasaruddin Umar menegaskan negara harus hadir memulihkan layanan keagamaan, pendidikan, serta menyalurkan bantuan tepat sasaran.
Pemerintah dan Kemenag mematangkan pembentukan Ditjen Pesantren melalui revisi Perpres untuk mengurai kompleksitas tugas Ditjen Pendis dan memperkuat tata kelola pendidikan Islam.
Kemenag menggelar MHQ internasional khusus disabilitas netra dengan peserta dari 12 negara. Acara ini menegaskan komitmen Indonesia pada Islam inklusif dan moderasi beragama.
Kemenag mulai membahas Outlook 2026 dalam Rakernas dan lokakarya awal di Jakarta. Menag Nasaruddin menegaskan isu lingkungan dan ekoteologi harus menjadi arah kebijakan baru, sementara panduan implementasi ekoteologi telah diterbitkan sebagai dasar program nasional.
Kemenag menyoroti darurat literasi digital di tengah derasnya arus informasi global. Stafsus Menag Ismail Chawidu mengingatkan ancaman bullying hingga judi online, serta memaparkan lima pilar literasi digital yang wajib dikuasai masyarakat.
Kementerian Agama tengah memproses transformasi delapan madrasah menjadi Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN). Forum Penguatan Vokasi Madrasah di Surabaya membahas kesiapan kurikulum, guru produktif, sarpras industri, dan strategi kolaborasi DUDI sebagai langkah menuju madrasah vokasi unggulan nasional.
Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa madrasah dan santri pondok pesantren, serentak di 9.636 lembaga pendidikan Islam.
Presiden Prabowo Subianto merestui pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di bawah Kementerian Agama. Alasannya, langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memperkuat ekosistem pendidikan pesantren sebagai pilar penting pembangunan nasional.
Pemerintah melakukan langkah nyata terhadap pesantren di Indonesia, terutama di wilayah rawan bencana dengan melakukan renovasi. Rencana ini diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Agama.
Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) mendukung rencana pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren (Ditjen Pesantren) di bawah Kementerian Agama (Kemenag).
Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Romo R Muhammad Syafii dan Wamen Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Purwadi Arianto berkoordinasi membahas pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag),
Kemenag luncurkan buku Tafsir Ayat-Ayat Ekologi karya LPMQ. Menag Nasaruddin Umar serukan kesadaran spiritual menjaga alam di tengah krisis iklim global.