Pemerintah melakukan langkah nyata terhadap pesantren di Indonesia, terutama di wilayah rawan bencana dengan melakukan renovasi. Rencana ini diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Agama.
Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) mendukung rencana pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren (Ditjen Pesantren) di bawah Kementerian Agama (Kemenag).
Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Romo R Muhammad Syafii dan Wamen Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Purwadi Arianto berkoordinasi membahas pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag),
Kemenag luncurkan buku Tafsir Ayat-Ayat Ekologi karya LPMQ. Menag Nasaruddin Umar serukan kesadaran spiritual menjaga alam di tengah krisis iklim global.
Kemenag menggelar Bincang Syariah di UIN Alauddin Makassar dalam rangka Blissful Mawlid 1447 H. Acara ini soroti isu lingkungan dari perspektif Islam dengan menghadirkan Habib Jafar dan diikuti lebih dari 5.000 peserta.
Tiga bulan menjelang pergantian tahun 2025 menjadi tahun 2026, pemerintah telah menetapkan 17 hari libur nasional dan delapan hari cuti bersama untuk tahun depan.
Sebuah langkah yang patut diapresiasi dan bisa dijadikan contoh baik, dilakukan oleh Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama (Kemenag), Thobib Al Asyhar. Ia melaporkan penerimaan gratifikasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ratusan tokoh diusulkan untuk mendapat Pesantren Award 2025, ajang penghargaan untuk mengapresiasi kontribusi pesantren, santri, tokoh serta pemerintah daerah dalam memajukan ekosisten pesantren di Indonesia.
Ulama kharismatik asal Rembang, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha, memberikan catatan, masukan, sekaligus koreksi pada Al-Quran dan Tafsirnya terbitan Kementerian Agama (Kemenag).
Sebanyak 191.296 formasi jabatan fungsional guru madrasah serta guru pendidikan agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu yang diusulkan Kementerian Agama (Kemenag) telah disetujui.
Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan, tahun ini ada alokasi anggaran beasiswa S2 dan S3, tidak hanya diperuntukan sarjana Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) tapi juga bagi lulusan Ma'had Aly.