Peristiwa bencana alam erupsi Gunung Semeru menyisakan kisah pilu sekaligus inspiratif. Adalah Rumini, seorang wanita yang bertahan menghadapi letusan Semeru demi melindungi sang nenek, Salamah.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berangkat ke Lumajang, Jawa Timur untuk meninjau dampak erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12/2021). Ia ingin memastikan instansi terkait menjalan tugas dengan baik, agar para korban bisa dievakuasi dengan cepat.
Selain bantuan logistik, Jateng juga mengirimkan 50 relawan berasal dari unsur PMI, Pramuka, Tagana, LPBI NU, Sarda, BPBD Jateng, MGMC dan Forum Zakat.
Adapun bantuan yang diberikan PLN melalui Yayasan Baitul Mal PLN yaitu masker sebanyak 800 buah, jas hujan 50 buah, selimut 50 buah, terpal 18 buah, baju/daster 50 buah.
Berdasarkan data terkini yang dihimpun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Ahad (5/12/2021), pukul 17.30 WIB, jumlah korban meninggal dunia akibat letusan Gunung Semeru sebanyak 14 orang.
Tim BAZNAS akan melakukan assessment ke beberapa lokasi yang terdampak erupsi untuk melakukan pendataan, kebutuhan apa yang sangat mendesak dibutuhkan warga pasca erupsi.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyebutkan sebanyak 13 warga dilaporkan meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu, (4/12/2021).
PLN masih berupaya memulihkan 82 gardu distribusi dan 23.015 pelanggan yang terdampak padam. Petugas PLN Masih belum bisa menjangkau beberapa daerah yang masih padam karena akses jalan utama berupa jembatan Perak Piketnol yang roboh.
BNPB meminta kepada unsur Pemerintah Daerah(Pemda) di Kabupaten Lumajang untuk menetapkan status bencana pasca terjadinya erupsi Gunung Merapi pada Sabtu (4/12) sore.