Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Wabup Lumajang: 1 Orang Meninggal, 41 Warga Menderita Luka Bakar

Garry Talentedo Kesawa Sabtu, 04 Desember 2021 - 22:35 WIB
Wabup Lumajang: 1 Orang Meninggal, 41 Warga Menderita Luka Bakar
Luncuran awan panas Gunung Semeru pada Sabtu (16/12/2021). (Foto: Dok. PVMBG)
LANGIT7.ID, Lumajang - Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, melaporkan 1 orang warga di Curah Kobokan meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12) sore. Sementara 41 orang dilaporkan terkena luka bakar parah akibat lahar panas.

Menurut Indah, korban meninggal dunia disebutnya sudah dibawa mobil ambulan untuk dibawa ke rumah sakit. Sedangkan 41 orang yang mengalami luka bakar akibat lahar panas di evakuasi ke Puskesmas Penanggal.

Baca juga: BNPB Minta Pemda Lumajang Segera Tetapkan Status Pasca Erupsi Semeru

"Warga yang mengalami luka bakar sangat parah sudah kita rujuk ke beberapa rumah sakit, mulai dari RS dr. Haryoto, Pasirian, dan RS Bhayangkara. Di Puskesmas Candipuro ada 7 orang yang masih dirawat, dan ada juga dua ibu hamil 8-9 bulan," kata Indah dalam konferensi pers bersama BNPB, Sabtu malam.

Indah menjelaskan dirinya saat ini berada di Curah Kobokan, tepatnya di Puskesmas Penanggal. Di sana, Indah menyebut sekitar 300 KK yang sebagian besar sudah mengungsi. Namun, ia mendapat laporan dari masyarakat jika masih ada 10 orang yang belum bisa di evakuasi karena lokasinya agak sulit untuk dijangkau.

Baca juga: Wabup Lumajang Minta BNPB Kerahkan Helikopter Bantu Warga Terjebak

"Evakuasi lamban karena mobil tidak bisa masuk ke lokasi dan juga lumpur setinggi hampir lutut kaki orang dewasa. Kami juga dibantu komunitas jeep dan sampai saat ini masih proses evakuasi. Mdah-mudahan yang sisa ini bisa segera terevakuasi," ujar Wabup.

Sementara itu, Indah juga melaporkan semua rumah di Curah Kobokan hancur dan warga mengungsi di Balai Desa Penanggal. Sebuah jembatan bernama Gladak Perak yang menghubungkan Lumajang-Malang juga putus, sehingga warga di Pronojiwo tidak bisa mengarah ke Curah Kobokan.

"Tadi beberapa teman harus memutar lewat Malang. Kami berharap BPBD dan Dinsos Kota Malang, mohon bantuan membuka posko pengungsian maupun dapur umum untuk melayani warga kami yang ada di Pronojiwo. Banyak pohon tumbang mengakibatkan jalan nasional menuju malang juga terhambat," jelasnya.

Baca juga: Pemerintah Imbau Masyarakat Tak Beraktivitas Dekat Gunung Semeru

Lebih lanjut, Indah juga meminta kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membantu mengevakuasi 8 orang warga yang masih terjebak di Kampung Renteng, Desa Sumber Wuluh. Ia mendapat laporan ada 2 orang warga yang hilang dan belum ditemukan.

"Ada sekitar 8 orang yang terjebak di kantor pemilik tambang dan kami tidak bisa menghubungi. Tadi sore mereka sempat mengirim video minta tolong untuk bisa dibantu. Tapi teman petugas dan relawan tidak bisa mengevakuasi karena lahar panas di sana," tuturnya.

Baca juga: Bupati Lumajang: Erupsi Kali Ini Lebih Besar dari Tahun 2020

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)