Al-Quran Surat Al-Maidah ayat 48 mengungkap peran penting Al-Quran sebagai pembenar kitab-kitab sebelumnya. Allah menurunkan Al-Quran sebagai kitab terakhir yang sempurna, menjadi hakim dan saksi atas kitab terdahulu. Umat Islam diperintahkan berlomba dalam kebaikan sesuai syariat yang ditetapkan.
Surah Al-Maidah, surah ke-5 dalam Al-Quran, memiliki 120 ayat yang diturunkan di Madinah. Surah ini menegaskan kesempurnaan Islam dan memiliki lima keutamaan utama: menjauhkan dari syirik, mengatasi keraguan, menyembuhkan kebiasaan dusta, membuat orang Yahudi iri, dan melindungi harta dari pencurian.
Umat muslim tidak dibenarkan untuk membenci kepada kelompok tertentu tanpa alasan yang jelas. Hingga mengucilkan dan tidak adil kepada kelompok tersebut.
Dia menuturkan, karena mematuhi segala perintah Allah lantas mereka menjaga dirinya dari segala bentuk maksiat. Baik di saat sendiri atau di tempat publik yang banyak orang.
Dalam Islam, Allah mengharamkan tegas umat Islam mengonsumsi alkohol sebagai minuman yang memabukkan. Selain itu juga terdapat banyak dampak negatif yang mampu mempengaruhi kesehatan tubuh manusia jika mengonsumsi alkohol.
Tugas menyampaikan ilmu agama begitu mulia karena ini merupakan tugas para nabi dan rasul, serta tugas para ulama. Maka dari itu Allah Ta'ala akan memberikan pahala yang begitu besar kepada mereka yang mengajarkan ilmu.
Manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa-dosa. Namun sebesar apapun dosa yang diperbuat akan diampuni Allah SWT bila seorang hamba benar-benar bertaubat.
Allah memberi kemudahan bagi hamba-hamba-Nya berupa syariat yang mengandung kesucian, kemuliaan, kebaikan, dan keselamatan bagi mereka, yang berbentuk syariat bersuci ketika akan mendirikan salat.
Syekh Wahbah az-Zuhaili dalam tafsirnya mengatakan bahwa orang-orang yang beriman, dilarang melanggar ketentuan ibadah haji. Di antaranya segala yang telah diatur oleh syariat atau segala yang menjadi ketentuan atau tanda suatu ibadah haji atau umrah, baik dari ihram, thawaf atau sai.
Dalam Al-Qur'an dijelaskan bahwa salah satu ciri orang bertakwa, yakni menafkahkan sebagian dari harta yang dimiliki. Tentu saja harta yang dikeluarkan harus diniatkan dengan ikhlas, karena Allah menilai keikhlasan seseorang.
Membunuh seseorang berarti telah memutus generasi di masa depan. Sebaliknya, barang siapa yang siap untuk memelihara dan menyelamatkan kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan, dengan perilakunya itu, dia telah memelihara kehidupan semua manusia.