LANGIT7.ID, Jakarta - Surat Al-Maidah merupakan salah satu surah thuwal (surat panjang) yang terdiri dari 120 ayat. Surat ini merupakan surat kelima dalam Al-Qur'an.
Larangan Allah kepada orang yang menganggu jemaah haji tertuang pada Surah Al-Maidah ayat kedua. Selain itu juga berisi perintah Allah dalam membantu kebaikan.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تُحِلُّوا۟ شَعَٰٓئِرَ ٱللَّهِ وَلَا ٱلشَّهْرَ ٱلْحَرَامَ وَلَا ٱلْهَدْىَ وَلَا ٱلْقَلَٰٓئِدَ وَلَآ ءَآمِّينَ ٱلْبَيْتَ ٱلْحَرَامَ يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِّن رَّبِّهِمْ وَرِضْوَٰنًا ۚ وَإِذَا حَلَلْتُمْ فَٱصْطَادُوا۟ ۚ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَـَٔانُ قَوْمٍ أَن صَدُّوكُمْ عَنِ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ أَن تَعْتَدُوا۟ ۘ وَتَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْبِرِّ وَٱلتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْإِثْمِ وَٱلْعُدْوَٰنِ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi'ar-syi'ar Allah, dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram, jangan (mengganggu) binatang-binatang had-ya, dan binatang-binatang qalaa-id, dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitullah sedang mereka mencari kurnia dan keridhaan dari Tuhannya dan apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, maka bolehlah berburu. Dan janganlah sekali-kali kebencian(mu) kepada sesuatu kaum karena mereka menghalang-halangi kamu dari Masjidil Haram, mendorongmu berbuat aniaya (kepada mereka). Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.
Baca Juga: Tafsir Al-Maun Ayat 4: Makna Celaka Bagi Orang yang SalatSyekh Wahbah az-Zuhaili dalam tafsirnya mengatakan bahwa orang-orang yang beriman, dilarang melanggar ketentuan ibadah haji. Di antaranya segala yang telah diatur oleh syariat atau segala yang menjadi ketentuan atau tanda suatu ibadah haji atau umrah, baik dari ihram, thawaf atau sa’i.
"Dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram, yaitu empat bulan, Zulqa'dah, Zulhijjah, Muharram, dan Rajab," ujarnya, dikutip Ahad (10/7/2022).
Temasuk jangan mengganggu binatang-binatang yang menuntun menuju Baitullah, yaitu unta, sapi atau domba betina yang kalian jadikan atau kalian ganggu untuk sampai kepada Baitullah. Juga jangan kalian ganggu binatang-binatang ternak yang berkalung dengan anting-anting ketika memberikannya kepada orang-orang fakir dengan merampasnya, kemudian kalian kalungi dengan anting-anting untuk menandai sehingga tidak dikenali lagi.
Baca Juga: Keutamaan Hari Arafah, Hari Paling Mulia Sepanjang TahunTidak pula mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitullah sedang mereka mencari laba berdagang dan juga kurnia dan keridhaan dari Tuhannya dengan melaksanakan ibadah. "Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji kalian, maka kalian dibolehkan berburu selain binatang haram," tuturnya.
Mengenai kalimat dan janganlah sekali-kali kebencianmu kepada sesuatu kaum, ini karena mereka menghalang-halangi dari Masjidil haram pada tahun Hudaibiyah dan mendorongmu berbuat aniaya kepada mereka. Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa dan meninggalkan kemungkaran.
"Maka takutlah kamu kepada azab Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya kepada orang-orang yang bermaksiat dan tidak bertaubat," ucapnya.
Ayat tersebut turun ketika sebagian sahabat Nabi mencoba menghalangi beberapa orang musyrikin dari umrah ketika tahun Hudaibiyah. Orang-orang musyrik berkata: 'kami menghalangi mereka sebagaimana kelompok mereka telah menghalangi kami.'
Baca Juga: Gus Baha Pilih Ikut Waktu Idul Adha Pemerintah, Ini Alasannya(zhd)