Mengapa rerumputan itu tumbuh subur, dan mengapa pula ia layu dan kering. Berapa kadar kesuburan dan kekeringannya, kesemuanya telah ditetapkan oleh Allah SWT, melalui hukum-hukum-Nya yang berlaku pada alam raya ini.
Pesan dan petunjuk yang diberikan al-Qur'an pada manusia, demikian pula sunnah Rasulullah yang memberikan penjelasan praktis pada pesan al-Qur'an itu, membimbing kita supaya menyadari keterkaitan segala sesuatu dengan penyebabnya, sebagai syarat bagi terjadinya.
Ayat-ayat di dalam surah al-Isra', al-Kahf, al-Ahzab, Fathir, Ghafir, al-Fath, Ali 'Imran, al-Nisa, al-Anfal, dan lain sebagainya, yang berbicara tentang sunnatullah dengan berbagai formulasi.
Adanya sejumlah ketentuan yang pasti dan berlaku sebagai hukum yang mengatur segala makhluk di alam raya ini, biasanya dalam bahasa ilmu-pengetahuan disebut natuurwet atau hukum alam. Di dalam bahasa al-Qur'an kadangkala disebut sunnatullah.
Wakil Ketua Umum PP Persatuan Islam (Persis), Dr. KH. Jeje Zaenuddin, mengatakan, konsep Islam di dalam Al-Quran memiliki dua dimensi. Ada Islam dengan makna dinullah (agama Allah) dan Islam dengan makna sunnatullah.
Hal itu berdasarkan firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 256, la ikraha fiddin (tidak ada paksaan dalam menganut agama Islam) dan firman-Nya dalam surat Al Kafirun ayat enam.
Dua keadaan itu, lanjutnya, tidak dapat dihindarkan dari hidup manusia. Sebab pada saat tertentu manusia mengalami kesusahan, namun pada saat yang lain manusia mendapati kesenangan.