Krisis kemanusiaan di Gaza semakin memburuk, dengan PBB menyoroti penderitaan warga sipil dan hambatan distribusi bantuan. Pejabat PBB Joyce Msuya mempertanyakan rasa kemanusiaan dunia dan mendesak gencatan senjata. Evakuasi paksa dan tingginya korban jiwa melanggar hukum internasional. Komunitas global dituntut bertindak segera untuk mengakhiri konflik dan menyelamatkan nyawa warga Gaza.
Insiden penembakan kendaraan WFP di Gaza menunjukkan tantangan serius dalam penyaluran bantuan kemanusiaan di wilayah konflik. Keputusan WFP menghentikan operasi sementara mencerminkan dilema antara kebutuhan mendesak penduduk Gaza dan keselamatan petugas bantuan. Situasi ini menyoroti pentingnya koordinasi yang lebih baik antara pihak-pihak terkait untuk menjamin keamanan misi kemanusiaan di daerah krisis.
Insiden penembakan kendaraan PBB oleh militer Israel di Gaza menimbulkan kecaman internasional. Serangan terhadap bantuan kemanusiaan ini meningkatkan ketegangan di wilayah konflik. PBB mendesak perbaikan sistem koordinasi untuk mencegah kejadian serupa. Dunia mengawasi dengan cemas, sementara upaya perdamaian dan bantuan kemanusiaan menghadapi tantangan besar di tengah krisis Gaza yang berkelanjutan.
Forum Alpbach 2024 menjadi panggung bagi Sekjen GCC, Jasem Mohamed Albudaiwi, untuk menyuarakan urgensi penyelesaian konflik Israel-Palestina. Seruan ini mencakup pembentukan negara Palestina merdeka dan reformasi PBB. GCC menegaskan komitmennya pada perdamaian regional, sambil memperingatkan ancaman baru seperti perang proxy dan proliferasi nuklir di Timur Tengah.
Dewan Keamanan PBB mendukung proposal genjatan senjata Biden untuk Israel-Hamas di Gaza, mendesak Hamas menerima dan segera melaksanakannya tanpa syarat.
Duta Besar Israel untuk PBB, Gilad Erdan, mengecam keras keputusan untuk memasukkan tentara Israel ke dalam daftar hitam PBB terkait negara dan angkatan bersenjata yang gagal melindungi anak-anak di wilayah konflik.
Pasukan bersenjata Israel melancarkan serangan pada hari Jumat terhadap sebuah sekolah yang dioperasikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di wilayah yang berdekatan dengan Kota Gaza. Ini merupakan fasilitas pengungsian kedua yang diserang dalam kurun waktu dua hari berturut-turut.
Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa lebih dari 1 juta warga Palestina di Gaza bisa mengalami tingkat kelaparan tertinggi pada pertengahan bulan Juli jika permusuhan terus berlanjut.
Sekelompok ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan kepada semua negara untuk mengakui negara Palestina guna memastikan perdamaian di Timur Tengah.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa Gaza tengah menghadapi ancaman kelaparan. PBB juga menyatakan jumlah bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza turun drastis, sekitar dua pertiga, sejak Israel melancarkan operasi militer di wilayah Rafah selatan pada awal bulan ini.
Sudah sekitar 7 bulan pembantaian bahkan pemusnahan massal (genosida) kepada bangsa Palestina oleh penjajah Israel di Gaza berlangsung. Lebih 40,000 korban jiwa
Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, mengatakan, respons PBB sangat lamban terhadap situasi di Gaza, yang tengah diblokade Israel dan semakin kehabisan listrik dan air bersih