LANGIT7.ID, Jakarta - Ada sebuah cerita menarik dari kilas balik Masjid Al-Hikmah yang berlokasi di Gang Masjid Nomor 1, Menteng, Jakarta Pusat. Pascaperistiwa G30SPKI, Gubernur Ali Sadikin mengadakan peningkatan tempat peribadahan pada setiap wilayah di DKI Jakarta.
Pengurus Masjid Al-Hikmah, Sukarso mengatakan, saat itu kebijakan tersebut berlaku untuk di setiap kawasan gedung bertingkat memiliki masjid. Salah satu yang bertahan hingga kini yakni Masjid Al-Hikmah.
"Termasuk orang membangun perumahan harus ada masjid, maka itu boleh di kata ada persyaratan seperti itu. Pada saat itu kebijakan diinisiasi oleh Menteri Agama, Prof Sajidi dan disetujui oleh Gubernur Ali Sadikin," kata Sukarso saat ditemui
Langit7.id, Senin (28/11/2022).
Baca Juga: Masjid Cut Meutia, Bangunan Klasik Cagar Budaya Bekas BelandaMasjid yang berdiri di tanah dengan luas sekitar 2.000 meter persegi ini masih berada di bawah naungan PT Departemen Store Indonesia Sarinah. Masjid Al-Hikmah diresmikan pada tahun 1968.
Sukarso menuturkan, dari sejak berdirinya masjid baru mengalami renovasi tahun ini. Renovasi dilakukan guna membenahi fasilitas-fasilitas masjid yang sekiranya sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
"Jadi selama diresmikan tahun 1968, renovasi baru sekarang. Mencakup plafon dan lain sebagainya, untuk pembenahan masjid agar jauh lebih baik lagi," ujarnya.
![Sejarah Masjid Al-Hikmah Sarinah, Berawal dari Peristiwa G30SPKI]()
Sukarso menjelaskan, sebab letaknya di kawasan perkantoran, Masjid Al-Hikmah selalu ramai jamaah. Bahkan setiap azan masjid ini setidaknya terisi sekitar 300 jamaah. Di saat salat Jumat jamaah masjid membludak hingga mencapai 2.000 lebih.
Selain itu, Masjid Al-Hikmah kini tengah berada di masa transisi akibat efek pandemi. Sebelum virus Covid-19 melanda, kegiatan kajian rutin dilakukan sepekan tiga kali, ketika pandemi semua ditiadakan. "Dan sekarang pasca pandemi kajian mulai kembali di berlakukan sepekan sekali setiap Senin," ujarnya.
Baca Juga: Anwar Ibrahim Tak Mau Digaji dan Tolak Mobil Dinas Limosin(zhd)