LANGIT7.ID, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI,
Dave Akbarshah Fikarno Laksono mendukung langkah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengirim pasukan tambahan ke Papua. Pasukan tersebut dibentuk guna mencari dan mengevakuasi pilot pesawat Susi Air, Philips Mark M yang hilang usai pesawatnya dibakar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
"KSAD sudah bertindak sangat cepat dan pengiriman pasukan sudah tepat. Mereka di sana diberikan otoritas yang tegas dan perintah yang jelas dan mendapatkan informasi yang tepat, persenjataan yang cukup," kata Dave dalam keterangannya, Selasa (14/2/2023).
Dave menilai kehadiran
TNI sebagai garda terdepan negara mengatasi masalah ancaman keamanan nasional, khususnya separatisme. Terlebih, selama ini sudah banyak anggota TNI-Polri dan masyarakat sipil yang menjadi korban kebrutalan
KKB.
Baca Juga: DPR Minta Bantuan TNI Bebaskan Pilot Susi Air yang Disandera KKB"Wajar jika Jenderal Dudung muncul dan bekerja keras untuk mengamankan seluruh rakyat dan NKRI. TNI dan Polri yang sudah diperintahkan oleh presiden dengan tegas dengan jelas dan terukur, jangan selalu HAM sebagai alasan, karena KKB sendiri tidak memperdulikan HAM korban," ujar Dave.
Politisi Golkar itu mendukung Jenderal
Dudung terus menggunakan pendekatan persuasif untuk menumpas teroris KKB. "Langkah Jenderal Dudung sudah sangat tepat dan sesuai koridor Negara. Karena KKB ini kalau sudah melakukan tindakan mereka berlari dan bersembunyi di tengah-tengah masyarakat (sipil)," ucap Dave.
Lebih lanjut, Dave menyatakan tindakan teroris KKB cukup mengganggu proses pembangunan di Papua. Tidak hanya pembangunan infrastruktur, tapi juga pelayanan sosial secara umum cukup terganggu dari tindakan teroris KKB tersebut.
Baca Juga: Tunjukkan Solidaritas, Emir Qatar dan PM Malaysia Berkunjung ke Turki"Ini mencoreng nama baik Indonesia dan juga bisa berpotensi mengganggu pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Jadi aparat TNI-Polri, BIN harus bertindak tegas mengejar pelaku baik yang terlibat langsung maupun yang merencanakan, baik yang mensuplai logistik atau pendanaan, apalagi persenjataan kepada KKB ini," tutur Dave.
Sebelumnya, KSAD Dudung Abdurachman mengirim pasukan terbaiknya ke Paro, Kabupaten Nduga, Papua untuk mencari keberadaan pilot Susi Air, Philips Mark M. Kapten Philips dilaporkan menghilang setelah pesawatnya dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
"Hari ini saya ingin melihat pasukan yang akan diberangkatkan ke Papua. Saya akan memberikan moril kepada mereka. Semoga melaksanakan tugas dengan baik dan menjaga masyarakat yang ada di sana dari ancaman-ancaman atau intimidasi dari kelompok KKB," ucap Dudung usai Rapim TNI AD di Mabes AD, Jakarta, Jumat (10/2).
Baca Juga: Respons Vonis Sambo, Komnas HAM Harap Hukuman Mati Dihapuskan(gar)