LANGIT7.ID, Jakarta- - Dalam suasana
Ramadhan, umat Muslim di seluruh dunia merayakan bulan suci dengan berbagai kegiatan dan amal kebaikan. Di Kanada, jamaah dari masjid tertua di negara itu, Masjid Al-Rashid di Edmonton, turut merayakan Ramadhan dengan memberikan bantuan makanan dan pakaian gratis kepada orang-orang yang membutuhkan.
Acara tersebut diselenggarakan di Boyle Street Plaza dan menyediakan bantuan kepada puluhan orang yang datang. Para sukarelawan dari masjid ini dengan penuh sukarela menyediakan makanan dan pakaian untuk memberikan perasaan kebahagiaan dan kebersamaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Ramadan adalah tentang menyebarkan kebaikan dan berbagi rasa kebersamaan dengan orang lain," jelas Maryam Lary, koordinator komunikasi masjid, seperti yang dilaporkan oleh CTV Edmonton, dikutip dari about Islam, Rabu (12/4/2023)
"Jadi sangat penting bagi kami untuk menyampaikan pesan ini dan terhubung dengan orang-orang. Kami senang dan berusaha memberikan kontribusi positif kepada masyarakat,” tambah Lary.
Baca juga:
Qiyamul Lail di Masjid Al Akbar Surabaya, Jamaah Dilayani 99 Relawan Gen Z IslamiAcara ini diadakan setiap tahun selama bulan Ramadan untuk menyebarkan kesadaran Islam dan memberikan amal kebajikan kepada yang kurang beruntung. Selain berpuasa, bulan Ramadan juga merupakan bulan pemberian dan kemurahan hati.
Di bulan Ramadan, umat Muslim dewasa menahan diri dari makan, minum, merokok, dan berhubungan badan dari fajar hingga terbenam matahari. Kemurahan hati dan kebaikan diberkahi dalam Syariat Islam, dan khususnya diberkahi dalam bulan Ramadan.
Umat Muslim yang juga percaya bahwa pahala dari amal kebaikan dilipatgandakan di bulan puasa ini. Nabi Muhammad SAW bersabda,
“Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa. Karena, sesungguhnya puasa adalah untuk-Ku dan Aku yang akan langsung membalasnya.” (HR Bukhari dan Muslim)
Masjid Al Rashid, masjid tertua di Kanda yang sudah mulai digunakan pada 1938
Masjid Al Rashid, Saksi Perkembangan Islam di KanadaAl Rashid diresmikan pada 1938 dan menjadi masjid pertama di Kanada. Masjid didanai melalui inisiatif komunitas dari komunitas Arab, yang dipimpin oleh Hilwie Hamdon. Masjid Al Rashid telah memainkan peran dalam pertumbuhan komunitas muslim di Alberta dan di seluruh negeri melalui banyak inisiatif penting.
Pada akhir 1800-an dan awal 1900-an, beberapa keluarga dari Lembah Beqaa, di tempat yang dulunya Suriah (sekarang Lebanon), bermigrasi ke Kanada. Pada 1930-an, beberapa lusin keluarga Arab Lebanon membentuk komunitas muslim di lingkungan bisnis dan sosial Edmonton.
Kelompok tersebut menjadi inti di mana komunitas masjid berkembang, melahirkan banyak masjid lain ketika muslim bermigrasi ke Alberta. Program pembangunan masjid dimulai pada 1930-an.
Sekelompok pengusaha Arab, yang dipimpin oleh Hilwie Hamdon, menawar dengan Walikota Edmonton, John Wesley Fry, untuk membeli lahan di area inti pusat Kota Edmonton seharga 5.000 dolar.
Pantian pembangunan memanfaatkan populasi muslim yang tersebar di seluruh wilayah untuk membantu membiayai pembangunan. Hilwie juga pergi ke sepanjang Jasper Avenue, mengumpulkan dana untuk pembangunan masjid.
Masjid ini dibuka untuk umum pada 1938 dan mendapat pujian karena merupakan masjid pertama di Kanda, dan salah satu yang pertama di Amerika Utara. Desain arsitektur masjid ini unik.
Beberapa orang mengatakan, masjid tersebut memiliki beberapa pengaruh Ukraina, tetapi bangunan itu kemungkinan merupakan campuran dari beberapa gaya arsitektur di Edmonton. Desainnya kemudian direplikasi di bangunan Islam lainnya di wilayah tersebut.
Hingga kini, Masjid Al Rashid menjadi salah satu pusat gerakan Islam di Kanada. Masjid ini sering melakukan kegiatan sosial untuk membantu masyarakat Kanada, baik muslim maupun nonmuslim. Seperti pada musim dingin Januari lalu.
“Terima kasih kepada Al Rashid karena telah membuka masjidnya untuk para tunawisma selama musim dingin yang parah ini. Untuk membantu hal ini, #JewishEdmonton menyumbangkan makanan dan air ke masjid, yang telah memperpanjang ruang bermalam hingga hari Minggu ini. Harap pertimbangkan untuk menyumbang untuk penyebabnya,” tulis akun twitter Jewis Edmonton saat mengapresiasi kegiatan amal Masjid Al Rashid.
(ori)