Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Massa Obok-Obok Rumah Uya Kuya di Pondok Bambu, Kekacauan Tak Terhindarkan

tim langit 7 Ahad, 31 Agustus 2025 - 00:54 WIB
Massa Obok-Obok Rumah Uya Kuya di Pondok Bambu, Kekacauan Tak Terhindarkan
LANGIT7.ID–Jakarta; Rumah anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PAN, Surya Utama atau lebih dikenal Uya Kuya, menjadi sasaran amukan massa di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Insiden itu berujung pada perusakan hingga hilangnya sejumlah barang berharga milik sang politikus.

Kericuhan bermula ketika pagar rumah bercat putih tersebut dirusak paksa. Begitu terbuka, orang-orang yang sudah berkumpul langsung menyerbu masuk. Suasana semakin tak terkendali setelah kaca-kaca rumah ikut dihancurkan oleh sebagian massa.

Baca juga: Setelah Rumah Ahmad Sahroni, Kini Giliran Kediaman Eko Patrio Dijarah Massa

Massa yang merangsek ke dalam pekarangan rumah berteriak-teriak sambil meminta pagar dan pintu dijebol.

Kondisi di lokasi makin parah karena tidak ada aparat kepolisian yang berjaga. Situasi itu membuat massa lebih leluasa mengacak-acak isi rumah tanpa hambatan.

Baca juga: Deretan Barang Mewah dan Uang Tunai Raib Dijarah dari Rumah Ahmad Sahroni, Viral di Media Sosial

Uya Kuya sendiri sudah tidak berada di kediamannya saat peristiwa itu berlangsung. Ketiadaan penghuni serta lemahnya pengawasan di sekitar lokasi membuat rumah tersebut tak mampu bertahan dari serangan.

Barang-barang berharga yang tersimpan di lantai bawah hingga ke lantai dua rumah pun ikut digondol. Aksi massa berlangsung cepat dan tidak terkendali, meninggalkan kerusakan sekaligus kerugian besar bagi keluarga Uya Kuya.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)