LANGIT7.ID–Jakarta; Rumah Ahmad Sahroni, mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang kini menjadi anggota Komisi I, kembali jadi sorotan usai penjarahan yang terjadi di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Jika sebelumnya publik hanya melihat kursi, sofa, kulkas, hingga mainan ikut digondol massa, kini muncul informasi baru di media sosial yang menyebut sejumlah barang mewah milik Sahroni dan istrinya juga raib.
Dalam unggahan dan video yang beredar luas di media sosial, warganet menyoroti deretan barang bernilai fantastis yang disebut ikut dijarah. Di antaranya sebuah jam tangan Richard Mille dengan nilai sekitar Rp11 miliar, serta koleksi tas mewah seperti Louis Vuitton dan Hermès. Koleksi hobi dengan nilai tinggi pun tak luput, mulai dari miniatur Amalgam F1 seharga 100.000 USD (sekitar Rp1,64 miliar), patung Iron Man senilai 15.000 USD (sekitar Rp247 juta), patung Spiderman senilai 8.000 USD (sekitar Rp132 juta), hingga patung Bearbricks dengan kisaran Rp50 juta. Bahkan boneka viral Labubu juga disebut ikut raib.
![Deretan Barang Mewah dan Uang Tunai Raib Dijarah dari Rumah Ahmad Sahroni, Viral di Media Sosial]()
Tak berhenti di barang koleksi, sejumlah perlengkapan rumah tangga berukuran besar pun digondol. Piano mewah, bathtub, hingga pompa air dilaporkan ikut diambil dari kediaman tersebut. Situasi semakin memanas setelah beredar kabar bahwa brankas di dalam rumah berhasil dijebol. Dari rekaman video yang viral, terlihat isi uang tunai di dalamnya disebar dan dibagikan ke massa yang memenuhi halaman rumah, membuat suasana semakin ricuh dan tak terkendali.
Baca juga: Sempat Lontarkan Pernyataan Panas, Rumah Ahmad Sahroni Kini Jadi Sasaran Amuk Massa
![Deretan Barang Mewah dan Uang Tunai Raib Dijarah dari Rumah Ahmad Sahroni, Viral di Media Sosial]()
Fenomena “bagi-bagi uang” itu membuat kerumunan semakin besar, dengan banyak orang terlihat berebut lembaran rupiah hingga mata uang asing yang dilempar ke udara. Momen ini sontak memperkuat perhatian publik di media sosial, menambah panjang daftar kerugian Sahroni dari penjarahan yang berlangsung.
Hingga kini, aparat kepolisian belum merilis detail resmi mengenai total kerugian maupun daftar lengkap barang yang diambil. Meski begitu, penjagaan di sekitar rumah Sahroni sudah diperketat untuk mencegah aksi lanjutan dan meredam potensi kericuhan susulan.
(lam)