Dua Pasien Omicron Meninggal, DPR Desak Pemerintah Percepat Vaksinasi
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 24 Januari 2022 - 18:35 WIB
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris. (Foto: DPR RI)
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris, memberikan sejumlah catatan kepada pemerintah agar sistem Indonesia tidak lumpuh akibat varian Omicron. Hal itu menanggapi adanya dua pasien Covid-19 varian Omicron yang meninggal dunia pada Sabtu (22/1) lalu.
Menurut Charles, peningkatan angka penularan Omicron di berbagai negara terjadi dengan sangat cepat, termasuk di Indonesia. Ia pun menyarankan agar pemerintah melakukan percepatan vaksinasi Covid-19, baik primer maupun booster.
Baca juga:Antisipasi Lonjakan Omicron, Kemenkes Siagakan 80.000 Tempat Tidur di RS
"Vaksinasi memang tidak bisa sepenuhnya menghentikan penularan, apalagi dengan mutasi-mutasi virus yang memunculkan banyak varian baru. Tapi vaksinasi dapat memberikan perlindungan seseorang dari sakit keras dan juga kematian," kata Charles Honoris dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (24/1).
Politisi PDI Perjuangan itu menilai sampai saat ini vaksinasi masih terbukti efektif memberikan perlindungan dari berbagai penyakit keras dan juga kematian. Menurutnya, pemerintah harus mempercepat penyelesaian vaksinasi primer dan menggenjot booster di wilayah-wilayah tingkat vaksinasi primernya sudah tinggi.
Charles juga mengatakan bahwa pemerintah harus memastikan sistem pelayanan kesehatan agar tidak lumpuh seperti saat varian Delta memuncak di pertengahan Juni 2021. Ia menyebutkan fasilitas kesehatan yang tidak memadai berpotensi meningkatkan angka kematian.
Baca juga:Kasus Omicron Tembus 1.600, Menkes Ingatkan Warga Disiplin Prokes
Menurut Charles, peningkatan angka penularan Omicron di berbagai negara terjadi dengan sangat cepat, termasuk di Indonesia. Ia pun menyarankan agar pemerintah melakukan percepatan vaksinasi Covid-19, baik primer maupun booster.
Baca juga:Antisipasi Lonjakan Omicron, Kemenkes Siagakan 80.000 Tempat Tidur di RS
"Vaksinasi memang tidak bisa sepenuhnya menghentikan penularan, apalagi dengan mutasi-mutasi virus yang memunculkan banyak varian baru. Tapi vaksinasi dapat memberikan perlindungan seseorang dari sakit keras dan juga kematian," kata Charles Honoris dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (24/1).
Politisi PDI Perjuangan itu menilai sampai saat ini vaksinasi masih terbukti efektif memberikan perlindungan dari berbagai penyakit keras dan juga kematian. Menurutnya, pemerintah harus mempercepat penyelesaian vaksinasi primer dan menggenjot booster di wilayah-wilayah tingkat vaksinasi primernya sudah tinggi.
Charles juga mengatakan bahwa pemerintah harus memastikan sistem pelayanan kesehatan agar tidak lumpuh seperti saat varian Delta memuncak di pertengahan Juni 2021. Ia menyebutkan fasilitas kesehatan yang tidak memadai berpotensi meningkatkan angka kematian.
Baca juga:Kasus Omicron Tembus 1.600, Menkes Ingatkan Warga Disiplin Prokes