Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Antisipasi Lonjakan Omicron, Kemenkes Siagakan 80.000 Tempat Tidur di RS

Garry Talentedo Kesawa Senin, 24 Januari 2022 - 17:05 WIB
Antisipasi Lonjakan Omicron, Kemenkes Siagakan 80.000 Tempat Tidur di RS
Ilustrasi petugas tenaga kesehatan (nakes) di depan Wisma Atlet Jakarta. (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah terus melakukan langkah-langkah antisipasi kemungkinan melonjaknya varian Omicron di Indonesia. Salah satunya ialah mempersiapkan puluhan ribu tempat tidur (bed) di Rumah Sakit untuk menangani pasien Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Menkes dalam keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) terkait Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara virtual yang dipimpin oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Senin (24/1/2022). Menkes mengatakan bahwa pihaknya mengalokasikan sebanyak 80.000 tempat tidur di RS dan juga berbagai keperluan medis lainnya.

Baca juga: Kasus Omicron Tembus 1.600, Menkes Ingatkan Warga Disiplin Prokes

"Kita sudah siapkan 80.000 bed, sudah terisi sekarang sekitar 5.000 tempat tidur dan itu masih bisa dinaikkan menjadi 150.000. Oksigen, obat-obatan dan tenaga kesehatan juga kami sudah siapkan. Mudah-mudahan ini tidak dibutuhkan karena memang kami berharap yang masuk ke rumah sakit akan jauh lebih rendah," kata Menkes Budi.

Selain itu, Kemenkes juga terus mempercepat program vaksinasi Covid-19, terutama bagi lansia dan kelompok rentan. Menkes juga akan mempercepat vaksinasi booster di Jabodetabek mengingat wilayah tersebut mengalami peningkatan kasus Omicron.

"Wapres meminta vaksinasi agar dipercepat, terutama untuk lansia yang sangat rawan masuk rumah sakit dan wafat serta vaksinasi anak yang rawan sebagai sumber penularan. Kami juga tekankan karena paling banyak Omicron terjadi di Jabodetabek, maka dalam 2-3 minggu ke depan kita akan mempercepat vaksinasi booster di sana," ujar Menkes.

Baca juga: Antisipasi Puncak Kasus Omicron, Pemerintah Evaluasi PPKM

Lebih lanjut, Menkes Budi mengungkapkan bahwa tingkat perawatan dan kematian pasien Omicron relatif lebih rendah dibandingkan dengan varian Delta. Namun, Menkes mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus waspada dan menjalankan protokol kesehatan secara disiplin.

Selain itu, Menkes juga meminta kepada pemerintah daerah (pemda) untuk tetap disiplin dalam melakukan pelacakan Covid-19 sesuai rasio yang ditetapkan. Dalam hal ini, pemda diminta untuk melakukan testing 1:1000 penduduk per minggu.

Baca juga: Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Aturan Isolasi Mandiri Pasien Omicron

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)