Potensi Strategis, BPJPH Dorong UIII Jadi International Halal Hub
Fajar adhitya
Jum'at, 04 Februari 2022 - 14:00 WIB
Universitas Islam Internasional Indonesia di Cimanggis Depok. Foto: Humas Kemenag.
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama mendorong Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) menjadi pusat halal yang berskala internasional (international halal hub). Hal itu dikemukakanKepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH, Mastuki pada Focus Group Discussion (FGD) Penyiapan Badan Halal UIII di Gedung Fakultas A Kampus UIII di Cimanggis Depok, dikutip Jumat(4/2/2022).
Mastuki menyebut UIII memiliki potensi strategis sebagai perguruan tinggi Islam internasional dalam global halal value chain dan memperkuatekosistem halal Indonesia.
"Ada sejumlah peran strategis yang dapat dimainkan oleh perguruan tinggi, terlebih UIII sebagai perguruan tinggi Islam di Indonesia yang berskala internasional. Yakni menjadi pusat pengembangan dan penelitian halal berorientasiglobal. UIII saya kira bisa menjadi global halal hub yang menghubungkan pemain-pemain halal di dunia," katanya.
Baca Juga:BSI Dorong Pertumbuhan Digitalisasi di Lingkup Perbankan Syariah
Mastuki memaparkan bahwa langkahstrategis penguatan ekosistem industri halal nasional telah disusunKomite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Salah satunya adalah penguatan halal value chain. Selain ituakselerasi sertifikasi halal sebagai peran antara untuk mendorong produsen halal Indonesia menjadi pemain utama di level global.
"Masih ada bidang garap yang luas menyangkut preferensi gaya hiduphalal, pengembangan riset bahan-bahan pengganti nonhalal dan peningkatan awareness masyarakat, dan mewujudkan hub internasional dalam produksi dan perdagangan produk halal dunia", ujarnya.
Baca Juga:Upaya Pemerintah Perkuat Ekonomi Lewat Sektor Properti dan Otomotif
Mastuki menyebut UIII memiliki potensi strategis sebagai perguruan tinggi Islam internasional dalam global halal value chain dan memperkuatekosistem halal Indonesia.
"Ada sejumlah peran strategis yang dapat dimainkan oleh perguruan tinggi, terlebih UIII sebagai perguruan tinggi Islam di Indonesia yang berskala internasional. Yakni menjadi pusat pengembangan dan penelitian halal berorientasiglobal. UIII saya kira bisa menjadi global halal hub yang menghubungkan pemain-pemain halal di dunia," katanya.
Baca Juga:BSI Dorong Pertumbuhan Digitalisasi di Lingkup Perbankan Syariah
Mastuki memaparkan bahwa langkahstrategis penguatan ekosistem industri halal nasional telah disusunKomite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Salah satunya adalah penguatan halal value chain. Selain ituakselerasi sertifikasi halal sebagai peran antara untuk mendorong produsen halal Indonesia menjadi pemain utama di level global.
"Masih ada bidang garap yang luas menyangkut preferensi gaya hiduphalal, pengembangan riset bahan-bahan pengganti nonhalal dan peningkatan awareness masyarakat, dan mewujudkan hub internasional dalam produksi dan perdagangan produk halal dunia", ujarnya.
Baca Juga:Upaya Pemerintah Perkuat Ekonomi Lewat Sektor Properti dan Otomotif