home edukasi & pesantren

Hindari Paham Ekstrimis, MUI Beri Tips Pilih Pesantren

Senin, 07 Februari 2022 - 12:02 WIB
Majelis Ulama Indonesia (foto: istimewa)
Sekretaris Badan Penanggulangan Ekstrimisme dan Terorisme Majelis Ulama Indonesia (BPET MUI), M Najih Arromadloni (Gus Najih), memberi tips pada masyarakat agar selektif memilih pesantren.

Menurut dia, tips ini penting agar masyarakat bisa melihat kemunculan pesantren yang hanya secara formalitas mengambil nama pesantren. Namun kurikulum, sistem pendidikan, dan bahkan pembelajaran kitab kuning tidak diajarkan di dalam pesantren itu. Fakta tersebut yang mesti diperhatikan setiap orang tua.

"Hal ini agar terbangun kewaspadaan dari semua pihak, baik itu stakeholder pemerintah maupun masyarakat. Intinya, masyarakat agar lebih selektif dalam memilih pesantren," kata Gus Najih, dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (7/2/2022).

Gus Najih lalu memberikan tips beberapa hal yang perlu menjadi perhatian masyarakat, orang tua, dan calon santri dalam memilih pesantren. Hal utama adalah memperhatikan sanad dan tradisi keilmuan pesantren tersebut.

Selain itu, perlu diteliti juga afiliasi pesantren tersebut dengan organisasi masyarakat tertentu. Keterbukaan pesantren dengan masyarakat sekitar justru menjadi poin yang perlu diperhatikan. Ini untuk menghindari kecurigaan suatu pesantren yang bersifat eksklusif.

Masyarakat juga perlu melihat rekam jejak suatu pesantren. Dia menilai, kesalahan dalam memilih pesantren justru menimbulkan dampak panjang yang akan mempengaruhi masa depan bangsa. Terlebih saat ini, ideologi transnasional marak masuk akibat kemajuan teknologi informasi.

"Padahal, khittah pesantren sejak dahulu adalah doktrin hubbul wathon minal iman, yaitu cinta Tanah Air adalah bagian dari iman. Itu yang selama ini menjadi realitas dunia pesantren sepanjang sejaran Nusantara ini," ucap Gus Najih.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
mui ekstrimisme pesantren peran pesantren muslim moderat
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya