Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Hindari Paham Ekstrimis, MUI Beri Tips Pilih Pesantren

Muhajirin Senin, 07 Februari 2022 - 12:02 WIB
Hindari Paham Ekstrimis, MUI Beri Tips Pilih Pesantren
Majelis Ulama Indonesia (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Sekretaris Badan Penanggulangan Ekstrimisme dan Terorisme Majelis Ulama Indonesia (BPET MUI), M Najih Arromadloni (Gus Najih), memberi tips pada masyarakat agar selektif memilih pesantren.

Menurut dia, tips ini penting agar masyarakat bisa melihat kemunculan pesantren yang hanya secara formalitas mengambil nama pesantren. Namun kurikulum, sistem pendidikan, dan bahkan pembelajaran kitab kuning tidak diajarkan di dalam pesantren itu. Fakta tersebut yang mesti diperhatikan setiap orang tua.

"Hal ini agar terbangun kewaspadaan dari semua pihak, baik itu stakeholder pemerintah maupun masyarakat. Intinya, masyarakat agar lebih selektif dalam memilih pesantren," kata Gus Najih, dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (7/2/2022).

Gus Najih lalu memberikan tips beberapa hal yang perlu menjadi perhatian masyarakat, orang tua, dan calon santri dalam memilih pesantren. Hal utama adalah memperhatikan sanad dan tradisi keilmuan pesantren tersebut.

Selain itu, perlu diteliti juga afiliasi pesantren tersebut dengan organisasi masyarakat tertentu. Keterbukaan pesantren dengan masyarakat sekitar justru menjadi poin yang perlu diperhatikan. Ini untuk menghindari kecurigaan suatu pesantren yang bersifat eksklusif.

Masyarakat juga perlu melihat rekam jejak suatu pesantren. Dia menilai, kesalahan dalam memilih pesantren justru menimbulkan dampak panjang yang akan mempengaruhi masa depan bangsa. Terlebih saat ini, ideologi transnasional marak masuk akibat kemajuan teknologi informasi.

"Padahal, khittah pesantren sejak dahulu adalah doktrin hubbul wathon minal iman, yaitu cinta Tanah Air adalah bagian dari iman. Itu yang selama ini menjadi realitas dunia pesantren sepanjang sejaran Nusantara ini," ucap Gus Najih.

Pesantren Punya Andil Besar dalam Sejarah Nusantara

Gus Najih mengatakan, pesantren selama ini memiliki andil besar dalam sejarah Nusantara. Pesantren telah mencetak banyak tokoh utama bangsa dari kalangan santri. Dia mencontohkan KH Ma'ruf Amin yang sekarang menjadi Wakil Pesantren serta KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang pernah jadi Presiden.

"Jadi, pesantren adalah salah satu cagar pendidikan yang khas nusantara," ucapnya. Kekhasan pesantren seperti itu tidak bisa ditemukan di negara lain, terlebih pesantren Nusantara ini memiliki keunggulan corak dan kebudayaan masing-masing.

"Masing-masing pesantren ini memiliki keunggulan, keunikan, dan keragaman kurikulum, sehingga membuat lembaga tersebut semakin kaya warna. Sebagaimana Gus Dur katakan, pesantren adalah struktur dari kultur Indonesia yang sangat beragam," ucap Gus Najih.

Mengutip data Kementerian Agama, dia mengatakan pesantren telah melekat sebagai subkultur Nusantara. Saat ini, tercatat sudah ada hampir 28 ribu pesantren di Indonesia. Dengan jumlah itu, ia menilai perlu adanya regulasi yang ketat untuk mengawasi keberadaan pesantren.

"Mestinya juga dalam menerbitkan izin pesantren, Kementerian Agama perlu menerapkan sebuah regulasi yang ketat dan perlu juga melibatkan ormas ataupun masyarakat," ucapnya.

Dia mengatakan, pesantren-pesantren di bawah organisasi seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah sudah diketahui lisensinya yang berdasarkan ormas. Terlebih, dua ormas itu sudah dikenal masyarakat dengan baik sebagai ormas besar moderat. Maka itu, penting bagi pemerintah melibatkan ormas atau pun masyarakat yang berinteraksi langsung dengan pesantren.

"Sebetulnya, pesantren yang moderat ini adalah kekuatan bagi negara," ucap Gus Najih.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)