home wirausaha syariah

Kolaborasi dengan PBNU, MenKopUKM Ingin Cetak Wirausaha Baru Lewat Pesantren

Sabtu, 19 Februari 2022 - 08:00 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki ingin mencetak wirausaha baru melalui pesantren. Foto: Istimewa
Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menandatangani Nota Kesepahaman untuk meningkatkan dan memberdayakan ekonomi umat di kalangan santri. Kesepakatan tersebut digelar di Pondok Pesantren Syaichona Cholil Bangkalan, Madura, Kamis (17/2) malam.

"Saya diingatkan oleh Gus Yahya, bahwa MoU ini jangan cuma asal teken saja, tapi harus ada bukti. PBNU bilang menargetkan mampu mencetak 10.000 wirausaha baru, justru saya bilang ini sedikit. Jumlah santri yang tersebar di seluruh Indonesia saya rasa, kita bersama bisa mencetak jumlahnya lebih dari itu," ucap MenKopUKM Teten Masduki dalam siaran resmi yang dikutip Sabtu (19/2/2022).

Baca juga: Santri Madura Bikin Miniatur Garuda, BUMN Beri Modal Usaha Aeromodelling

Ia mengatakan, penciptaan wirausaha baru tersebut, akan dilakukan melalui pendekatan inkubasi yang programnya sudah ada di KemenKopUKM. Tinggal nanti pembiayaannya bisa disinergikan dengan Kementerian BUMN di bawah pimpinan Erick Thohir.

"Selain itu ada Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang jumlahnya kita terus tambah. Perbankan pun diminta menaikkan pembiayaannya ke UMKM hingga 30 persen di tahun 2024. Bahkan KemenKopUKM juga ada LPDB-KUMKM yang bisa membantu pembiayaan dana bergulir lewat koperasi," ujar Menteri Teten.

KemenKopUKM lanjut dia, diberikan tugas untuk mengembangkan Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren). Di mana saat ini pihaknya telah melakukan piloting di Koppontren Al-Ittifaq (Jawa Barat), sebagai salah satu koperasi sektor riil di sektor pangan yang terhubung dengan modern market.

"Kebutuhan pasokan hingga 56 ton, namun yang baru bisa dipenuhi baru 6 ton. Koppontren ini akan menjadi distributor dari pesantren lainnya tak hanya di Jabar. Selain itu ada juga Ponpes Sunan Drajat di Lamongan (Jatim, memiliki koperasi yang menghubungkan 17 ponpes lainnya di Jatim sebagai contoh jaringan ritel modern," sebut Menteri Teten.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kemenkop ukm pbnu jumlah kewirausahaan santri pegang peran
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya