home masjid

Tiga Hikmah Isra Mi’raj Menurut Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi

Senin, 21 Februari 2022 - 13:35 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Pada bulan Rajab terdapat peristiwa agung nan mulia Isra Mi’raj. Sebagian umat Islam ada yang memperingati peristiwa monumental mengenang perjalanan Rasulullah dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsha di Palestina.

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menjelaskan, dai peristiwa itu, setidaknya kaum muslim dapat mengambil tiga pelajaran. Isra Mi’raj mengandung hikmah luar biasa yang relevan bagi kehidupan manusia masa kini.

Buya Mahyeldi, menguraikan, pelajaran pertama adalah kunci ketenangan bagi setiap muslim yang hatinya senantiasa terpaut dengan masjid. Isra Mi’raj adalah perjalanan Rasulullah dari bumi menuju langit dan menerima perintah shalat.

Baca Juga:Gubernur Sumbar Apresiasi Program Sejuta Bibit Buah untuk Masjid

Selain itu, Allah memperjalankan Rasulullah pada peristiwa Isra Mi’raj untuk menghibur hatinya yang sedang sedih. Melihat ke peristiwa sebelum Isra Mi’raj, Rasulullah mengalami kerugian yang sangat besar.

Dia kehilangan paman tercintanya, Abu Thalib yang merupakan pelindung utama umat Islam. Selain itu, dia juga kehilangan sang istri, Khadijah di tahun yang sama. Tragedi yang menimpa Rasulullah tak hanya berhenti di sana, Nabi juga dilempari batu di jalanan Thaif.

"Ini hikmah pertama, kunci ketenangan hati atau solusi berbagai persoalan kehidupan adalah kembali ke masjid, sebagaimana Nabi Muhammad diperjalankan dari masjid ke masjid. Artinya kembali kepada ajaran Islam akan memberikan kedamaian," kata Buya Mahyeldi saat memberikan tausiyah dalam Subuh Mubarokah di Masjid Nurul Amri, Kelurahan Balai-balai, Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, baru-baru ini.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
surat al isra mahyeldi ansharullah gubernur sumbar kisah sahabat rasulullah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya