Sistem Remote Working Makin Dilirik, Apa Manfaat dan Kendalanya?
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 26 Februari 2022 - 08:07 WIB
Seorang pria yang bekerja dari rumah mengenakan kemeja dengan celana piyama. Foto: LANGIT7/iStock
Pandemi Covid-19 mengubah kehidupan dan perilaku masyarakat. Salah satu yang mengalami perubahan adalah cara bekerja yang mengadopsi gaya kerja jarak jauh.
Remote working merupakan bekerja di lokasi yang berbeda. Artinya, saat Anda melakukan remote working, pekerjaan tersebut tak harus dilakukan di kantor. Kemudian ada juga yang memberlakukan hybrid, yakni menggabungkan bekerja di kantor dan secara remote. Cara ini memberi keleluasaan bagi karyawan untuk bekerja dari mana saja, baik itu di kantor, rumah, atau lokasi lain.
Baca juga: Tren WFH di Masa Pandemi Munculkan Masalah pada Leher, Apa Sebabnya?
Co-Founder dan Director of Banamika, Hariman Lie mengatakan manfaat penerapan remote working dan hybrid dapat dirasakan oleh dua pihak, karyawan dan perusahaan.
"Manfaat bagi karyawan yakni menghemat waktu. Saya dulu ketika ke kantor biasanya membutuhkan waktu 30 menit atau 1 jam, yang sebenarnya waktu tersebut saya bisa alokasikan untuk jalan pagi sama keluarga kalau WFH," kata Hariman dalam webinar "How To Control And Managed Employee In This Digital Era," Jumat (25/2/2022).
Kemudian, di sisi lain WFH lebih fleksibel dari sisi waktu dan penampilan. Misalnya saat Anda meeting, pakaian yang dikenakan bisa santai, namun tetap terlihat profesional dan nyaman.
"Selain itu kita jadi lebih dekat dengan keluarga. Bila dulunya makan siang kita hanya bisa telepon atau chat, dengan WFH kita bisa makan bareng satu meja," ujarnya.
Remote working merupakan bekerja di lokasi yang berbeda. Artinya, saat Anda melakukan remote working, pekerjaan tersebut tak harus dilakukan di kantor. Kemudian ada juga yang memberlakukan hybrid, yakni menggabungkan bekerja di kantor dan secara remote. Cara ini memberi keleluasaan bagi karyawan untuk bekerja dari mana saja, baik itu di kantor, rumah, atau lokasi lain.
Baca juga: Tren WFH di Masa Pandemi Munculkan Masalah pada Leher, Apa Sebabnya?
Co-Founder dan Director of Banamika, Hariman Lie mengatakan manfaat penerapan remote working dan hybrid dapat dirasakan oleh dua pihak, karyawan dan perusahaan.
"Manfaat bagi karyawan yakni menghemat waktu. Saya dulu ketika ke kantor biasanya membutuhkan waktu 30 menit atau 1 jam, yang sebenarnya waktu tersebut saya bisa alokasikan untuk jalan pagi sama keluarga kalau WFH," kata Hariman dalam webinar "How To Control And Managed Employee In This Digital Era," Jumat (25/2/2022).
Kemudian, di sisi lain WFH lebih fleksibel dari sisi waktu dan penampilan. Misalnya saat Anda meeting, pakaian yang dikenakan bisa santai, namun tetap terlihat profesional dan nyaman.
"Selain itu kita jadi lebih dekat dengan keluarga. Bila dulunya makan siang kita hanya bisa telepon atau chat, dengan WFH kita bisa makan bareng satu meja," ujarnya.