AHY Tegaskan Demokrat Tolak Wacana Pengunduran Pemilu 2024
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 02 Maret 2022 - 15:35 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turut angkat bicara terkait wacana pengunduran Pemilu 2024. AHY menilai wacana memundurkan pemilu merupakan pemikiran yang tak logis.
"Ada yang menyuarakan sebaiknya pemilu diundur waktunya, menurut saya itu pernyataan tidak logis. Apa dasarnya?," ujar AHY dalam keterangan resminya yang diterima Langit7, Rabu (2/3/2022).
Baca juga:Ide Tunda Pemilu 2024, Rampas Demokrasi
Menurut AHY, wacana pengunduran Pemilu 2024 melanggar konstitusi. Semestinya, semua pimpinan di tingkat pusat hingga daerah harus patuh dengan masa jabatan yang telah ditentukan. "Demokrat harus tegas apapun pangkat, jabatan dan posisinya hari ini yang dengan entengnya mengatakan ini aspirasi masyarakat. Masyarakat yang mana?," kata AHY.
Agus mempertanyakan wacana memundurkan Pemilu seolah-olah keinginan masyarakat. AHY mengklaim dirinya tidak pernah menemukan aspirasi seperti itu setelah mengelilingi 34 provinsi, ratusan kabupaten dan kota.
"Justru yang ada masyarakat mengeluh situasi hari ini yang tidak kunjung membaik. Kalau pun ada lambat, prioritas tidak jelas, ekonomi masih dirasakan sulit oleh masyarakat. Kok tiba-tiba mengatakan masyarakat ingin diperpanjang ingin (pemilu) diundur," ucapnya.
Baca juga:Denny Indrayana: Penundaan Pemilu 2024 Pelecehan Konstitusi
"Ada yang menyuarakan sebaiknya pemilu diundur waktunya, menurut saya itu pernyataan tidak logis. Apa dasarnya?," ujar AHY dalam keterangan resminya yang diterima Langit7, Rabu (2/3/2022).
Baca juga:Ide Tunda Pemilu 2024, Rampas Demokrasi
Menurut AHY, wacana pengunduran Pemilu 2024 melanggar konstitusi. Semestinya, semua pimpinan di tingkat pusat hingga daerah harus patuh dengan masa jabatan yang telah ditentukan. "Demokrat harus tegas apapun pangkat, jabatan dan posisinya hari ini yang dengan entengnya mengatakan ini aspirasi masyarakat. Masyarakat yang mana?," kata AHY.
Agus mempertanyakan wacana memundurkan Pemilu seolah-olah keinginan masyarakat. AHY mengklaim dirinya tidak pernah menemukan aspirasi seperti itu setelah mengelilingi 34 provinsi, ratusan kabupaten dan kota.
"Justru yang ada masyarakat mengeluh situasi hari ini yang tidak kunjung membaik. Kalau pun ada lambat, prioritas tidak jelas, ekonomi masih dirasakan sulit oleh masyarakat. Kok tiba-tiba mengatakan masyarakat ingin diperpanjang ingin (pemilu) diundur," ucapnya.
Baca juga:Denny Indrayana: Penundaan Pemilu 2024 Pelecehan Konstitusi