Umat Diminta Tak Tergiur Bisnis yang Menjanjikan Materialisme
Mahmuda attar hussein
Kamis, 10 Maret 2022 - 13:50 WIB
Ilustrasi bisnis yang menjanjikan materialisme. (Foto: Istimewa).
Para pengusaha atau pemilik UMKM dari kalangan umat Islam diminta tidak tergiur bisnis yang menjanjikan materialisme. Cara tersebut dinilai dapat merusak orientasi masyarakat.
Mentor bisnis, Jaya Setiabudi mengatakan, di satu sisi mungkin iming-iming materialisme memang baik untuk memotivasi seseorang berwirausaha.
"Tapi mereka para motivator tidak sadar bahwa mereka sudah mewartakan materialisme," kata Jaya di kanal YouTube-nya dikutip Kamis (10/3/2022).
Baca Juga:Sifat Materialisme seperti Air Laut, Semakin Diminum Semakin Haus
Adapun penyebar virus materialisne ini memiliki tiga kategori, yakni pertama star atau bintang. Mereka inilah orang-orang berpengaruh yang memiliki massa besar.
"Kedua, komunitas seperti organisasi, baik formal atau pun informal. Ketiga, media sosial seperti Facebook, Instagram, Tik Tok, YouTube, WhatsApp, dan lainnya," ujarnya.
Menurut dia, ketiga kategori tersebut sulit dipisahkan. Mereka adalah OKB (orang kaya baru) yang keinginannya hanya untuk pamer. Cara mereka menjanjikan materialisme ini dikhawatirkan malah menuntun orang ke jalan yang buruk.
Mentor bisnis, Jaya Setiabudi mengatakan, di satu sisi mungkin iming-iming materialisme memang baik untuk memotivasi seseorang berwirausaha.
"Tapi mereka para motivator tidak sadar bahwa mereka sudah mewartakan materialisme," kata Jaya di kanal YouTube-nya dikutip Kamis (10/3/2022).
Baca Juga:Sifat Materialisme seperti Air Laut, Semakin Diminum Semakin Haus
Adapun penyebar virus materialisne ini memiliki tiga kategori, yakni pertama star atau bintang. Mereka inilah orang-orang berpengaruh yang memiliki massa besar.
"Kedua, komunitas seperti organisasi, baik formal atau pun informal. Ketiga, media sosial seperti Facebook, Instagram, Tik Tok, YouTube, WhatsApp, dan lainnya," ujarnya.
Menurut dia, ketiga kategori tersebut sulit dipisahkan. Mereka adalah OKB (orang kaya baru) yang keinginannya hanya untuk pamer. Cara mereka menjanjikan materialisme ini dikhawatirkan malah menuntun orang ke jalan yang buruk.