home masjid

Kenali Tradisi Ruwahan jelang Ramadhan, Begini Kata Buya Yahya

Rabu, 16 Maret 2022 - 10:05 WIB
Tradisi Ruwahan di masyarakat Jawa. (Foto: Tribratanews Bantul)
Kegiatan Ruwahan seringkali dilakukan dan menjadi tradisi masyarakat, khususnya adat Jawa dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Sebab, bulan Syaban diyakini sebagai bulan ruwah (ruh/arwah) dalam tradisi adat Jawa.

Dalam tradisi Ruwahan, masyarakat mendoakan para leluhur yang telah mendahului mereka, yang dibarengi dengan bersedekah kepada orang-orang sekitar.

Menanggapi hal itu, Buya Yahya menyebutkan, tradisi Ruwahan yang dilakukan masyarakat jelang Ramadhan memiliki makna yang agung.

Baca Juga: Keutamaan Niat dan Sahur saat Ramadhan, Ini Pandangan Buya Yahya

"Untuk yang hidup, mereka menjalin silaturahmi, saling memberi, itu suasana indah. Jangan dihilangkan, karena justru ini mukadimah keakraban sebelum memasuki bulan Ramadan, dan itu sah-sah saja," jelasnya dikanal YouTube Al-Bahjah TV, dikutip Rabu (16/3/2022).

Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah ini juga menyebutkan, dalam Ruwahan juga terdapat doa untuk orang yang telah mendahului.

Menurutnya, mendoakan ahli iman yang telah mendahului adalah sah, bahkan dianjurkan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
tradisi ramadhan buya yahya ruwahan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya