Pemerintah Bagikan BLT Minyak Goreng Pada Pekan Kedua Ramadhan
Ummu hani
Jum'at, 08 April 2022 - 18:45 WIB
Ilustrasi minyak goreng. (Foto: Langit7.id/iStock)
Pemerintahbakal menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng kepada masyarakat di bulan April 2022 ini. Adapun anggaran yang disiapkan sebesar Rp6,2 triliun.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengatakan, penyaluran BLT minyak goreng akan terlaksana minggu depan atau pekan kedua Ramadhan. Ini ditargetkan tersalurkan sepenuhnya satu minggu sebelum lebaran.
Baca Juga:BLT Minyak Goreng Cair, Ini Syarat dan Cara Mendapatkannya
"Nantinya, masing-masing KPM akan menerima bantuan Rp100.000 dalam tiga bulan (April, Mei, Juni). Tetapi, bantuan ini sidalurkan secara sekaligus Rp300.000 pada April," katanya, dalam siaran pers, Jumat (8/4/2022).
Bantuan langsung tunai minyak goreng akan disalurkan kepada 20,65 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang termasuk dalam daftar Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar 18,8 juta. Bantuan itu juga akan diberikan ke penerima Program Keluarga Harapan (PKH) serta 2,5 juta pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan makanan dengan menggunakan minyak.
Baca Juga:Kemenperin Gandeng Polri Bentuk Satgas Pengawasan Minyak Goreng Curah
Adapun perhitungan BLT ini menggunakan asumsi kebutuhan minyak goreng 0,23 liter per minggu yang diambil dari data BPS. Tercatat sebulan ada 1 liter per orang. "Sehingga per 1 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terdiri dari 4 orang dan besarannya kira-kira sekitar 100.000 x 3 atau Rp 300 ribu per penerima," ujar Susiwijono.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengatakan, penyaluran BLT minyak goreng akan terlaksana minggu depan atau pekan kedua Ramadhan. Ini ditargetkan tersalurkan sepenuhnya satu minggu sebelum lebaran.
Baca Juga:BLT Minyak Goreng Cair, Ini Syarat dan Cara Mendapatkannya
"Nantinya, masing-masing KPM akan menerima bantuan Rp100.000 dalam tiga bulan (April, Mei, Juni). Tetapi, bantuan ini sidalurkan secara sekaligus Rp300.000 pada April," katanya, dalam siaran pers, Jumat (8/4/2022).
Bantuan langsung tunai minyak goreng akan disalurkan kepada 20,65 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang termasuk dalam daftar Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar 18,8 juta. Bantuan itu juga akan diberikan ke penerima Program Keluarga Harapan (PKH) serta 2,5 juta pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan makanan dengan menggunakan minyak.
Baca Juga:Kemenperin Gandeng Polri Bentuk Satgas Pengawasan Minyak Goreng Curah
Adapun perhitungan BLT ini menggunakan asumsi kebutuhan minyak goreng 0,23 liter per minggu yang diambil dari data BPS. Tercatat sebulan ada 1 liter per orang. "Sehingga per 1 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terdiri dari 4 orang dan besarannya kira-kira sekitar 100.000 x 3 atau Rp 300 ribu per penerima," ujar Susiwijono.